SOLO, MENARA62.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa Community Learning Center (CLC) Tunas Harapan Bangsa, Sabah, Senin (11/5). Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan siswa sebelum kembali ke Indonesia untuk melanjutkan studi melalui program Beasiswa ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah).
Kegiatan pengabdian diawali dengan sambutan dari Kasubdit Pengabdian kepada Masyarakat UMS, Agus Triyono, S.Sos., M.Si., yang juga menjadi anggota tim pengabdian. Sambutan juga disampaikan oleh Jayus, S.Sos., M.I.Kom., dari Universitas Muhammadiyah Riau serta Singgih Ade Triawan, S.Pd., selaku pengelola CLC Tunas Harapan Bangsa Sabah.
Materi penguatan literasi keuangan disampaikan oleh M. Fahmi Johan Syah, Ph.D. Melalui berbagai ilustrasi menarik dan video edukatif, siswa dikenalkan pada nilai mata uang rupiah serta cara berbelanja di Indonesia.
Selain itu, siswa juga dibekali pengetahuan dasar mengenai penyusunan anggaran pengeluaran mingguan, mulai dari kebutuhan makan, transportasi, tabungan, hingga dana cadangan.
“Hal ini penting untuk disampaikan mengingat siswa akan mendapatkan beasiswa di Indonesia sehingga mereka dapat mengelola uang saku yang mereka dapatkan dengan bijak,” ungkap Fahmi, Rabu, (13/5).
Selain pelatihan literasi keuangan, siswa juga mendapatkan pelatihan dasar komputer yang disampaikan oleh Sukirman, Ph.D. Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan pada konsep bilangan biner melalui permainan edukatif yang interaktif. Antusiasme siswa terlihat tinggi selama mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki pengetahuan awal untuk bertransaksi di Indonesia serta tumbuh minatnya di bidang keuangan dan komputer.
Pengelola CLC Tunas Harapan Bangsa Sabah, Singgih Ade Triawan, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pengabdian tersebut.
“Kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat untuk siswa, apalagi untuk siswa kelas 3 SMP yang akan melanjutkan studi di Indonesia melalui beasiswa ADEM,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UMS dalam mendampingi anak-anak migran Indonesia di Sabah agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (*)

