32.4 C
Jakarta

UMS Perbarui Kurikulum Penjas Demi Mutu Lulusan

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melalui Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah peninjauan kurikulum guna memastikan relevansi lulusan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan peninjauan kurikulum ini dilaksanakan pada 27-28 April 2026 di Gedung Edutorium UMS, dengan melibatkan akademisi dan pemangku kepentingan. Penanggung jawab kegiatan, Dr. Pungki Indarto, bersama Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, Dr. Eko Sudarmanto, turut hadir dalam agenda tersebut. Sementara itu, Dr. Laili Etika Rahmawati hadir sebagai pemateri utama dalam sesi Audit Internal.

Laili Etika Rahmawati mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan oleh Penjas UMS. Menurutnya, peninjauan kurikulum merupakan strategi penting dalam menjaga kualitas akademik agar tetap selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan global.

“Langkah yang diambil oleh Program Studi Pendidikan Jasmani ini sangat tepat dan patut diapresiasi. Penyusunan kerangka kurikulum yang sistematis menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas akademik. Namun, penting untuk memastikan seluruh dokumen dan struktur kurikulum tetap mengacu pada template dan standar yang telah ditetapkan, sehingga memiliki keseragaman dan akuntabilitas,” ujarnya Kamis, (30/4).

Ia juga menekankan bahwa penyelarasan kurikulum dengan standar nasional serta kebutuhan industri menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang unggul dan adaptif.

Senada dengan hal tersebut, Pungki Indarto menyampaikan bahwa proses pengembangan kurikulum dilakukan secara terencana dan terstruktur. Ia mengungkapkan telah membentuk tim task force sebagai langkah konkret dalam mengawal penyusunan kurikulum yang lebih inovatif.

“Saya segera mengambil langkah cepat dengan membentuk tim task force yang akan bekerja secara sistematis untuk menyiapkan kurikulum yang adaptif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari perencanaan yang telah kami susun sebelumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peninjauan kurikulum tidak hanya bersifat administratif, melainkan menjadi upaya strategis dalam merancang masa depan pendidikan jasmani yang lebih relevan dan berkualitas.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, Eko Sudarmanto, menegaskan bahwa kurikulum merupakan fondasi utama dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, penyusunannya dilakukan secara serius agar dapat diimplementasikan secara optimal dalam pembelajaran.

“Kami ingin memastikan bahwa kurikulum ini tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Harapannya, setiap lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan profil lulusan, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kurikulum yang disusun juga harus mampu menjawab kebutuhan stakeholder, tanpa meninggalkan nilai-nilai keilmuan dan keislaman yang menjadi ciri khas UMS.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS menargetkan lahirnya dokumen kurikulum yang lebih komprehensif, adaptif, dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Peninjauan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan guna meningkatkan kualitas pendidikan jasmani di Indonesia. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!