27.2 C
Jakarta

UMS Tambah Guru Besar yang ke-25. Prof Dr Waston M.Hum Sandang Gelar Profesor Bidang Ilmu Agama dan Filsafat

Must read

Solusi Bagi Pelanggan Pascabayar pada Masa Pandemi, XL PRIORITAS Hadirkan Paket myPRIO X Unlimited dan Booster Data Terbaru

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan penawaran terbaru untuk memberikan layanan terbaik dan mendukung aktivitas digital bagi masyarakat pada masa...

Pendanaan Melalui SWF Jadi Peluang Percepat Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pendanaan pembangunan infrastruktur transportasi melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia. SWF menjadi alternatif pendanaan di...

Lagislator Perindo Husin Kunjungi Cirebon dan Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Jawa Barat Fraksi Nasdem-Perindo, Husin, S.E., lakukan reses masa sidang ke-2 di 8 titik...

Laptop Gaming Acer Nitro 5 dengan Prosesor Intel Core Generasi ke-11 Resmi Meluncur

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 ternyata meningkatkan minat generasi milenial untuk bermain game. Karena itu untuk menunjang kebutuhan masyarakat akan laptop gaming, Acer meluncurkan...

 

PABELAN, MENARA62.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah guru besar. Kali ini dosen UMS yang menyandang gelar profesor adalah Dr Waston, M.Hum yang juga bertindak sebagai Sekretaris Program Pendidikan Doktor Agama Islam pasca sarjana UMS.

Dr. Waston, M.Hum menerima SK Guru Besar (Profesor) dalam Bidang Ilmu Agama dan Filsafat. Penyerahan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 140398/MPK/KP/2020 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Fungsional Dosen sebagai Guru Besar dilakukan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri DEA di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Senin (22/2/2021).

Prof. Dr. Waston menjadi guru besar ke-25 Univeritas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sekaligus menjadi Guru Besar pertama di Fakultas Agama Islam. Turut hadir dalam acara tersebut Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si , Wakil Rektor 1 (WR1) Prof. Dr. Muhammad Da’i, M.Si., Apt , Wakil Rektor 2 (WR2) Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D., IPM , Wakil Rektor 4 (WR 4) Dr. Muhammad Musiyam, M.T., para Dekan dan staf pengajar UMS.

Sofyan Anif, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. Zainuri DEA yang untuk pertama kalinya hadir di UMS sebagai Kepala LLDIKTI. Rektor juga mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Drs. Waston, M.Hum. atas kenaikan jabatannya sebagai Guru Besar di bidang Agama dan Filsafat.

Kepala LLDIKTI menyampaikan pesan pentingnya PDDikti untuk mewujudkan pendidikan tinggi bermutu secara realtime. Ia juga berharap menyusul guru besar lainnya dari UMS.

Prof. Dr. Musa Asy’arie selaku Ketua Program Doktor Pendidikan Agama Islam UMS dan sekaligus mentor bagi Prof waston mengucapkan selamat kepada Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta memiliki guru besar.

Ia juga berharap segera melanjutkan estafet kepemimpinan yang membidangi Prodi PAI UMS sekaligus untuk Fakultas Agama Islam semakin kuat karena telah memiliki jenjang pendidikan mulai dari sarjana sampai dengan doktor dalam bidang pendidikan Islam.

“Dengan Mas Waston menjadi profesor kan di Fakultas Agama Islam ada profesornya. Di samping itu di Program S3 Pasca UMS dalam waktu 3 tahun dapat meluluskan 4 orang doktor dan sekertaris prodinya telah menjadi profesor selain itu juga saya berharap Profesor Waston dapat melanjutkan bukan cuman sebagai Sekretaris Prodi namun sebagai Ketua Prodi Program Doktor Pendidikan Islam di UMS menggantikan saya,” ujar Prof. Dr. Musa Asy’arie sewaktu menyampaikan harapan melalui daring.

Prof. Dr. Drs. Waston berharap untuk rekan rekan yang di Fakultas Agama Islam segera mempersiapan pengajuan Jabatan Akademik Guru Besar yang dapat didampingi BPSDM UMS dalam pengajuan Guru Besar sekaligus memberikan “tips”.

“Mulai dari sekarang untuk dosen baru dapat mempersiapan dokumen pengembangan karir dan berharap dalam 12 tahun dosen dosen baru akan dapat menjadi Guru Besar sesuai bidangnya. Untuk ke depan khususnya almamater saya, Fakultas Agama Islam dapat memacu dan mempercepat rekan-rekan lain untuk segera meraih gelar guru besarnya. Dan untuk dosen baru dapat mempersiapkan perkembangan karir akademiknya dalam kurun waktu 12 tahun mendatang dapat menjadi guru besar. Apalagi didukung dengan tim BPSDM UMS yang mendampingi dalam pengembangan karir akademik,” kata Prof Watson. (BS /*)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Solusi Bagi Pelanggan Pascabayar pada Masa Pandemi, XL PRIORITAS Hadirkan Paket myPRIO X Unlimited dan Booster Data Terbaru

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan penawaran terbaru untuk memberikan layanan terbaik dan mendukung aktivitas digital bagi masyarakat pada masa...

Pendanaan Melalui SWF Jadi Peluang Percepat Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pendanaan pembangunan infrastruktur transportasi melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia. SWF menjadi alternatif pendanaan di...

Lagislator Perindo Husin Kunjungi Cirebon dan Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Jawa Barat Fraksi Nasdem-Perindo, Husin, S.E., lakukan reses masa sidang ke-2 di 8 titik...

Laptop Gaming Acer Nitro 5 dengan Prosesor Intel Core Generasi ke-11 Resmi Meluncur

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 ternyata meningkatkan minat generasi milenial untuk bermain game. Karena itu untuk menunjang kebutuhan masyarakat akan laptop gaming, Acer meluncurkan...

Langkah Jitu Mendag Lutfi Dipuji HIPMI, Apa Itu?

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi menekankan, pentingnya kolaborasi antar kementerian/lembaga (K/L) hingga asosiasi terkait untuk mendukung UMKM go ekspor. Sebab, melalui...