SOLO, MENARA62.COM – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menggelar PK Fest 2026 sebagai wadah kreativitas, inovasi, dan aktualisasi potensi siswa. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (13/6/2026) tersebut menghadirkan berbagai agenda mulai dari perlombaan, pameran karya, bazar kewirausahaan, hingga pentas seni.
PK Fest 2026 menjadi bagian dari rangkaian Road to One Decade SMA Muhammadiyah PK Kottabarat. Acara ini dirancang untuk memberikan ruang bagi siswa dalam menunjukkan kemampuan akademik maupun nonakademik sekaligus menjadi motivasi menjelang akhir tahun pembelajaran.
Berbagai perlombaan seperti olimpiade, film pendek, tahfiz, hingga game online diikuti oleh pelajar tingkat SMP/MTs se-Solo Raya. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menampilkan inovasi dan karya siswa yang lahir dari proses pembelajaran berbasis proyek.
Humas SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Hendro Susilo, M.Pd., mengatakan PK Fest menjadi ajang untuk menampilkan potensi siswa sekaligus memperkenalkan hasil pembelajaran yang aplikatif.
“Kegiatan ini menghadirkan lomba untuk siswa SMP/MTs se-Solo Raya, serta pameran produk pendidikan dari siswa kelas XI yang mengikuti program Sit In University. Dari program tersebut, siswa menghasilkan produk inovasi berbasis pengalaman kuliah, seperti aplikasi E-Count dari bidang ekonomi dan bisnis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi ide, menciptakan karya, serta mengembangkan kemampuan melalui pengalaman nyata.
Sementara itu, siswa kelas X turut menampilkan hasil proyek kewirausahaan yang telah dirancang sejak awal pembelajaran. Guru pembimbing proyek kewirausahaan kelas X, Siami Kostimawati, menilai kegiatan tersebut penting untuk membangun jiwa kewirausahaan sejak dini.
“Siswa belajar mulai dari perencanaan ide, implementasi, manajemen anggaran, hingga promosi dan penjualan. PK Fest menjadi momentum bagi mereka untuk memasarkan produk melalui bazar,” jelasnya.
Produk yang dipamerkan didominasi olahan makanan dan minuman yang dikembangkan sesuai kreativitas serta kebutuhan pasar remaja.
Selain pameran dan perlombaan, PK Fest 2026 juga dimeriahkan dengan penampilan seni seperti tari saman dan musik. Acara tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran tiga buku karya siswa, yakni Transformasi Fungsi Masjid di Kota Surakarta, Katalisator Muda: Berdaya dengan Karya dan Inovasi, serta antologi cerpen Memorabilia.
Ketua Komite SMA Muhammadiyah PK Kottabarat, Rudi Setyohadi, mengapresiasi terselenggaranya PK Fest sebagai bagian dari perjalanan satu dekade sekolah.
“PK Fest adalah bukti karya luar biasa. Memasuki dekade kedua, kita siap melangkah lebih maju,” ujarnya.
Melalui PK Fest 2026, SMA Muhammadiyah PK Kottabarat berharap siswa semakin percaya diri dalam berkarya, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini juga membuka peluang bagi peserta lomba untuk mendapatkan golden ticket masuk SPMB SMA Muhammadiyah PK Kottabarat bagi para juara pertama. (*)
