31.7 C
Jakarta

167 Mahasiswa Ikuti Seleksi MTQ UMS 2026

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Sebanyak 167 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengikuti seleksi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat universitas 2026. Seleksi ini menjadi bagian dari persiapan UMS menghadapi MTQ tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

 

Para peserta mengikuti seleksi dalam 13 cabang musabaqah. Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal untuk menjaring mahasiswa potensial sekaligus mempersiapkan pembinaan secara berkelanjutan menuju kompetisi tingkat nasional.

 

Direktur Direktorat Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., mengatakan seleksi MTQ tingkat universitas digelar setiap tahun meski pelaksanaan MTQ nasional masih berlangsung pada tahun berikutnya.

 

“Jadi ini ikhtiar kita untuk mencari yang terbaik dan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik,” ujar Ahmad saat memberikan pengarahan kepada peserta di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Sabtu (19/9/2026).

 

Sementara itu, Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., mengingatkan mahasiswa agar tidak memaknai MTQ sebatas ajang kompetisi. Menurutnya, keikutsertaan dalam MTQ juga perlu dilandasi niat ibadah.

 

“Jadi proses MTQ itu bagian dari ibadah. Jadi kalau niatnya sudah benar, insyaallah Allah berikan petunjuk, disempurnakan petunjuk-Nya,” tuturnya.

 

UMS Siapkan Pembinaan Berkelanjutan

 

Ihwan mengatakan UMS akan terus memfasilitasi pengembangan talenta mahasiswa melalui berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Karena itu, ia berharap seleksi yang diikuti 167 mahasiswa tersebut dapat menghasilkan talenta yang mampu mengukir prestasi sekaligus membawa nama UMS ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk MTQ tingkat internasional.

 

Menurut Ihwan, rentang waktu sekitar satu tahun sebelum MTQ nasional menjadi kesempatan penting untuk melakukan pembinaan secara terarah dan berkelanjutan.

 

Ia meminta DKPTI tidak berhenti pada proses seleksi, tetapi melanjutkan pembinaan terhadap mahasiswa yang nantinya terpilih menjadi kandidat UMS.

 

“Persiapan sekitar satu tahun ini menjadi penting. Saya mohon kepada DKPTI agar setelah seleksi tingkat universitas berakhir, dilakukan pembinaan agar pada tingkat nasional bisa mendapatkan hasil terbaik,” kata Ihwan.

 

Selain cabang-cabang konvensional, Ihwan juga menyoroti hadirnya kategori yang memanfaatkan kemampuan digital. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai medium, termasuk ruang digital.

 

13 Cabang MTQ UMS 2026

 

Sebanyak 167 mahasiswa mengikuti seleksi dalam 13 cabang musabaqah, yaitu:

 

1. Musabaqah Tilawatil Quran.

2. Musabaqah Tartilil Quran.

3. MKTI Golongan Dekorasi.

4. MKTIK Golongan Kontemporer.

5. MDAK (Desain Komputer Al-Quran).

6. MFQ (Fahmil Quran).

7. Musabaqah Hifzhil Quran 10 Juz.

8. Musabaqah Hifzhil Quran 20 Juz.

9. Musabaqah Hifzhil Quran 30 Juz.

10. Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Quran.

11. Musabaqah Syarhil Quran.

12. Musabaqah Debat Ilmiah Kandungan Al-Quran Bahasa Arab.

13. Musabaqah Debat Ilmiah Kandungan Al-Quran Bahasa Inggris.

 

Seleksi MTQ UMS 2026 diharapkan menjadi pijakan awal bagi proses pembinaan talenta mahasiswa menuju MTQ nasional 2027. Dengan persiapan yang dilakukan sejak tingkat universitas, mahasiswa memiliki waktu untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!