31.1 C
Jakarta

Pengajian Hari Bermuhammadiyah Laweyan Perkuat Ukhuwah

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Pengajian Hari BerMuhammadiyah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Laweyan di RS UMS A.R. Fachrudin, Ahad (19/4/2026), berlangsung semarak dan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengenalkan layanan kesehatan unggulan milik Muhammadiyah kepada jamaah.

Sekitar 600 hingga 700 jamaah dari seluruh ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Cabang Laweyan, termasuk guru-guru Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), memadati lokasi pengajian. Hadir sebagai pemateri utama, Direktur RS UMS A.R. Fachrudin, Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes., FISQua, yang menyampaikan pentingnya sinergi dakwah, kesehatan, dan penguatan gerakan Muhammadiyah di era modern.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Ketua PP Muhammadiyah, Drs. H.A. Dahlan Rais, M.Hum, yang turut menambah semangat jamaah dalam mengikuti pengajian rutin tersebut.

Ketua PCPM Laweyan, Ardian, menyampaikan pemilihan RS UMS A.R. Fachrudin sebagai lokasi pengajian bukan tanpa alasan. Selain sebagai bagian dari syiar Muhammadiyah, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan rumah sakit tersebut kepada warga persyarikatan dan masyarakat luas.

“Pengajian Hari BerMuhammadiyah kali ini spesial digelar di RS UMS agar warga mengetahui bahwa rumah sakit ini sudah hadir dan siap melayani masyarakat. Alhamdulillah antusias jamaah luar biasa,” ujar Ardian.

Menurutnya, tingginya partisipasi jamaah menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan warga Muhammadiyah di Laweyan dalam merawat tradisi pengajian sekaligus memperkuat gerakan dakwah persyarikatan.

Kepala SMK Muhammadiyah 4 Surakarta (SMK Muara), Musyarofah, menilai kegiatan tersebut memberi dampak positif dalam mempererat hubungan antarwarga Muhammadiyah, khususnya di lingkungan AUM dan jamaah Laweyan.

“Harapan saya pengajian Hari BerMuhammadiyah ini semakin menambah ukhuwah Islamiyah antarwarga Muhammadiyah di Laweyan, semakin sukses, semakin banyak jamaahnya, dan semakin kuat persaudaraannya,” ungkapnya.

Selain menjadi forum penguatan spiritual, pengajian ini juga dinilai strategis untuk membangun kolaborasi antar unsur Muhammadiyah, mulai dari pimpinan cabang, ortom, Aisyiyah, hingga lembaga pendidikan dan kesehatan.

Dengan tingginya partisipasi jamaah serta dukungan berbagai elemen persyarikatan, Pengajian Hari BerMuhammadiyah Laweyan kembali menegaskan perannya sebagai ruang silaturahmi, dakwah, dan penguatan ukhuwah yang terus hidup di tengah warga Muhammadiyah. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!