33.4 C
Jakarta

Menguatkan Peran Konselor, 150 Guru BK se-Sukoharjo Ikuti Seminar Inspiratif bersama Prof Suranto di SMPN 1 Sukoharjo

Baca Juga:

SUKOHARJO, MENARA62.COM — Upaya memperkuat peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai mentor dan fasilitator siswa terus didorong melalui peningkatan kapasitas profesional. Hal itu tercermin dalam seminar yang dirangkai dengan silaturahmi dan halal bihalal yang digelar Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMP se-Sukoharjo di Aula SMPN 1 Sukoharjo.

Mengusung tema “Menguatkan Peran Konselor sebagai Mentor dan Fasilitator bagi Siswa,” kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Ir. Suranto, ST, MM, MSi, Direktur Sekolah Vokasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan diikuti sekitar 150 guru BK dari berbagai SMP di Sukoharjo.

Seminar berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi antar guru BK, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk memperkuat kompetensi konselor dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Salah satu peserta sekaligus moderator seminar, Muh Efendi, S.Psi, menilai kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan baru bagi para guru BK.

“Kegiatan ini sangat menarik, mencerahkan, dan memberikan banyak inspirasi baru dalam menjalankan tugas sebagai guru BK di sekolah,” ujarnya.

Prof Suranto Tekankan Konselor Harus Jadi Mentor dan Fasilitator Siswa

Dalam pemaparannya, Prof Suranto menyampaikan materi dengan metode fun learning yang interaktif dan komunikatif, sehingga suasana seminar berlangsung hidup sejak awal hingga akhir.

Ia menyoroti berbagai persoalan yang kerap dihadapi siswa maupun guru di lingkungan sekolah, sekaligus menawarkan strategi cerdas dan solutif untuk mengatasinya.

Menurutnya, peran guru BK saat ini tidak cukup hanya sebagai pemberi arahan, tetapi juga harus hadir sebagai mentor dan fasilitator yang mampu mendampingi siswa berkembang secara optimal, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter.

“Konselor harus menjadi sosok yang mampu membimbing, mendampingi, sekaligus memfasilitasi siswa untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya,” tegas Prof Suranto.

Guru BK Dituntut Kuasai Keterampilan Profesional

Dalam seminar tersebut, Prof Suranto juga memaparkan sejumlah keterampilan penting yang harus dimiliki seorang konselor agar mampu menjalankan tugas secara efektif.

Beberapa kompetensi yang ditekankan antara lain komunikasi empatik, kemampuan mendengar aktif, menjunjung etika profesional, pengelolaan emosi, wawasan psikologi, serta kemampuan problem solving.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya kesabaran, kepekaan sosial, refleksi diri, komitmen pengembangan diri berkelanjutan, dan integritas sebagai fondasi membangun kepercayaan siswa dan lingkungan sekolah.

Menurutnya, di tengah kompleksitas persoalan remaja saat ini, guru BK dituntut terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas layanan konseling di sekolah.

Perkuat Jejaring Profesional Guru BK Sukoharjo

Selain memperkaya wawasan, seminar ini juga menjadi momentum penting mempererat jejaring profesional antar guru BK di Sukoharjo.

Kolaborasi antar konselor dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah, sekaligus menciptakan sinergi dalam membentuk karakter siswa yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih suportif bagi perkembangan siswa.

Dengan antusiasme tinggi para peserta, seminar ini menjadi bukti bahwa penguatan peran konselor sebagai mentor dan fasilitator terus menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!