33 C
Jakarta

Penyuluhan Kanker Serviks Persit Jebres Disorot

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap bahaya kanker serviks dan kanker payudara terus diperkuat. Ibu Persit Kartika Candra Kirana Ranting 5 Koramil 04/Jebres, Kota Surakarta, mendapat edukasi kesehatan melalui penyuluhan yang digelar di Koramil 04/Jebres, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini menghadirkan narasumber Syarifah, SST., MKM dari Poltekkes Kemenkes Surakarta yang mewakili Ranting 5 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Surakarta. Penyuluhan diikuti para anggota Persit dengan antusias, terutama saat sesi diskusi interaktif terkait pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan.

Dalam pemaparannya, Syarifah menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan terkait kanker serviks dan kanker payudara, mengingat kedua penyakit ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan di Indonesia.

“Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah risiko yang lebih besar. Melalui edukasi seperti ini, kami ingin mendorong perempuan lebih sadar melakukan skrining rutin,” ujarnya.

Materi yang diberikan meliputi faktor risiko, gejala awal, hingga langkah pencegahan melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), IVA, pap smear, serta metode terbaru HPV DNA untuk skrining kanker serviks.

Menurut Syarifah, kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin Ranting 5 IBI Kota Surakarta yang secara konsisten bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta dalam menjalankan program edukasi kesehatan masyarakat, mulai dari kelompok bayi hingga wanita usia subur.

Ia menilai penyuluhan berbasis komunitas seperti Persit sangat efektif dalam membangun kesadaran kolektif, mengingat perempuan memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan kesehatan di lingkungan keluarga.

“Ketika ibu memiliki pengetahuan yang baik, dampaknya tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.

Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koramil 04/Jebres turut mengapresiasi kolaborasi dengan Ranting 5 IBI Kota Surakarta. Menurutnya, tema kanker serviks dan kanker payudara sangat relevan karena menjadi dua jenis kanker dengan kasus tertinggi yang banyak dialami perempuan di Indonesia.

Ia menyebut kehadiran tenaga kesehatan dari IBI memberikan kontribusi nyata melalui edukasi yang ilmiah, terstruktur, dan mudah dipahami oleh anggota Persit.

“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, tidak hanya dalam edukasi kanker, tetapi juga berbagai program kesehatan lain untuk mewujudkan keluarga sehat, mandiri, dan berkualitas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menerapkan perilaku hidup sehat, lebih peduli pada skrining rutin, serta aktif melakukan pencegahan penyakit tidak menular.

Sinergi antara tenaga kesehatan, organisasi profesi, dan komunitas dinilai menjadi kunci keberhasilan program promotif dan preventif, sekaligus langkah strategis menekan angka kesakitan akibat kanker di masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!