MADIUN, MENARA62.COM — Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kesos) Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menggelar Temu Alumni perdana yang penuh makna, Sabtu (18/4/2026), di Hall Kampus 1 UMMAD. Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat jejaring alumni sekaligus menyongsong kemajuan UMMAD menuju kampus unggul.
Mengusung tema “Menyulam Kenangan, Merajut Persaudaraan untuk Kesejahteraan Sosial UMMAD Unggul,” acara ini tidak sekadar menjadi ajang reuni, tetapi juga ruang kolaborasi untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap pengembangan program studi dan institusi.
Sekitar 50 alumni lintas angkatan hadir dalam silaturahmi perdana ini. Sejumlah agenda penting digelar, mulai dari diskusi alumni, forum aspirasi, hingga komitmen bersama untuk pembentukan Ikatan Alumni (IKA) Ilmu Kesejahteraan Sosial UMMAD.
Ketua Panitia Temu Alumni Prodi Kesos UMMAD, Dr. Wariyatun, menyebut kegiatan ini menjadi tonggak awal membangun sinergi yang lebih kuat antara alumni dan kampus.
“Ini kegiatan pertama yang diinisiasi kampus, dan ke depan kami berharap temu alumni dapat dijalankan oleh alumni sendiri. Dukungan para alumni luar biasa besar, bahkan mereka membantu menelusuri rekan-rekan yang sebelumnya lost contact,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan alumni sangat penting untuk memberi masukan dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi lulusan, hingga penguatan jejaring kerja sama yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Salah satu alumni, Nur Wasis, S.Sos., menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai temu alumni menjadi momentum berharga untuk mempererat kembali hubungan yang sempat terputus sekaligus membuka ruang berbagi pengalaman.
“Ini momen luar biasa. Yang dulu lost contact bisa bertemu lagi, saling bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan kembali menyatu sebagai keluarga besar,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Hukum, Sosial dan Ilmu Humaniora UMMAD, Dr. Daliman, SU, menegaskan temu alumni perdana ini diharapkan menjadi modal konstruktif untuk mendorong kemajuan UMMAD.
Menurutnya, alumni memiliki peran strategis dalam memperkuat reputasi kampus, baik melalui kolaborasi, promosi institusi, maupun kontribusi pemikiran untuk pengembangan akademik.
“Harapan ke depan, alumni Prodi Kesos UMMAD dapat bekerja sama lebih kuat dengan pengelola program studi dan universitas secara keseluruhan untuk makin memajukan UMMAD menuju unggul,” tegasnya.
Ia juga mendorong para alumni yang telah bekerja, khususnya angkatan 2020 ke bawah, ikut menjadi duta kampus dengan menyampaikan informasi positif tentang UMMAD kepada masyarakat luas.
Temu alumni ini menjadi penanda bahwa kekuatan jejaring lulusan bukan hanya menjaga ikatan emosional, tetapi juga menjadi energi kolektif dalam membangun kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi, dan mengakselerasi UMMAD menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing. (PJ)
