SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memacu langkah dalam memperkuat posisi di panggung pendidikan tinggi dunia. Bertempat di Shaw Auditorium, Hong Kong University of Science and Technology (HKUST), UMS resmi menyepakati kerjasama strategis dengan Prince Sattam bin Abdulaziz University (PSAU) Arab Saudi melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada Rabu (22/4).
Penandatanganan yang berlangsung di sela gelaran THE Asia Universities Summit 2026 ini menjadi pijakan awal bagi kedua institusi dalam memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup kerja sama yang dijajaki mencakup riset bersama, mobilitas akademik, hingga pengembangan program bertaraf internasional.
Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS, Nurgiyatna, Ph.D., menyampaikan bahwa momentum ini adalah bagian dari strategi besar institusi.
“Penandatanganan LoI ini merupakan langkah penting bagi UMS dalam memperluas jejaring, khususnya dengan mitra strategis di Timur Tengah. Kami melihat potensi besar untuk pengembangan program bersama yang berdampak global,” ungkapnya, Kamis (23/4).
Di sisi lain, Dr. Abdullah Elias selaku Director of Rankings, Strategy, and Institutional Advancement PSAU, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari inisiatif Global South Partnership (GSP). Sejalan dengan PSAU 2030 SDG Roadmap, inisiatif ini menitikberatkan pada lima pilar utama yaitu People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership.
Melalui program GSP, PSAU berkomitmen menghadirkan solusi atas tantangan global seperti ketahanan iklim, energi bersih, hingga kesehatan masyarakat. Kemitraan dengan UMS ia pandang sebagai langkah nyata dalam memperkuat jaringan global demi menciptakan solusi berkelanjutan bagi masyarakat di negara-negara Global South.
Momentum di HKUST ini tidak hanya mempertegas posisi UMS dalam meningkatkan reputasi internasional, tetapi juga memperluas kontribusi nyata Persyarikatan Muhammadiyah dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat dunia. (*)

