31.2 C
Jakarta

Dosen UMMAD Mengajar di UIN Sunan Kalijaga

Baca Juga:

YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Dosen Universitas Muhammadiyah Madiun, Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid .Sos., M.A., Ph.D (Cand.), dipercaya menjadi dosen tamu dalam program Alumni Mengajar di Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Program Alumni Mengajar ini merupakan hasil kolaborasi antara Prodi IKS dengan komunitas alumni Kesos (AKSES) guna menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif bagi mahasiswa. Kehadiran Rifaat, yang juga alumni IKS angkatan 2012, menjadi bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara dunia akademik dan praktik lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Rifaat mengisi materi pada mata kuliah Reading Course/Seminar Proposal yang diampu oleh Muhammad Izzul Haq, S.Sos., MSc., Ph.D. Ia mengangkat tema “Dinamika Data Collection & Analysis” yang dinilai krusial dalam proses penelitian sosial.

Rifaat menegaskan bahwa data bukan sekadar angka, melainkan representasi cerita dan dasar dalam pengambilan keputusan. Ia juga membagikan pengalaman empiris di lapangan, termasuk berbagai tantangan seperti data yang tidak lengkap, potensi bias, hingga kesulitan menjangkau responden.

“Data adalah cerita, bukti, dan dasar pengambilan keputusan. Namun realitas di lapangan seringkali tidak seideal yang dibayangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengumpulan data sangat ditentukan oleh kejelasan tujuan penelitian, kualitas instrumen, kemampuan membangun relasi dengan responden, serta fleksibilitas peneliti dalam menghadapi dinamika di lapangan.

Pada aspek analisis, Rifaat memaparkan bahwa proses ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merupakan upaya memahami makna di balik data. Ia menguraikan tahapan analisis secara sistematis, mulai dari pembersihan data (cleaning), pengorganisasian (organizing), analisis (analyzing), hingga interpretasi (interpreting).

Menurutnya, nilai utama data terletak pada insight yang dihasilkan. Tanpa proses analisis yang tepat, data hanya akan menjadi “noise” yang tidak memberikan kontribusi nyata.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari mahasiswa. Selain memperkaya pemahaman konseptual, mereka juga memperoleh gambaran nyata tentang tantangan dan strategi dalam penelitian sosial.

Melalui program ini, diharapkan mahasiswa semakin siap menghadapi proses penelitian dengan pendekatan yang lebih kritis, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat. (PJ)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!