SOLO, MENARA62.COM – Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.DVE, Dipl.STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV, menghadiri diskusi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia II, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., di Kantor Kementerian Kesehatan RI pada Rabu (27/5).
Kehadiran Flora tidak hanya mewakili FK UMS, tetapi juga sebagai Wakil Ketua Kelompok Studi Morbus Hansen Indonesia (KSMHI) dan Bidang Kerja Sama PERDOSKI Cabang Surakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung percepatan program eliminasi kusta di Indonesia.
“Dalam diskusi tersebut, Wakil Menteri Kesehatan RI II menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach (LEPRIMA 2026) yang akan digelar di Bogor pada 30–31 Mei 2026. Ia juga menyatakan kesediaannya untuk hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut,” ungkapnya, Kamis, (28/5).
Selain membahas LEPRIMA 2026, forum itu turut menyoroti pentingnya penyelarasan program kerja KSMHI dengan kebijakan strategis Kementerian Kesehatan RI dalam mewujudkan target Zero Leprosy di Indonesia.
KSMHI juga didorong untuk mengambil peran aktif dalam berbagai program nasional, termasuk pelaksanaan clinical study multicentre rapid diagnostic test yang diinisiasi oleh Universitas Andalas.
“Partisipasi FK UMS dalam agenda ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk memperkuat kontribusi pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, dan kolaborasi akademik dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui keterlibatan aktif dalam forum nasional tersebut, lanjutnya, FK UMS terus menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mendukung pengembangan ilmu kesehatan sekaligus berkontribusi dalam penanganan isu kesehatan prioritas di Indonesia. (*)

