MAGELANG, MENARA62.COM – Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (KKN MAs) PTMA 2026. Program pengabdian tingkat nasional ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan desa.
Prosesi pelepasan peserta berlangsung di Aula Rektorat Kampus 2 UNIMMA, Senin (27/7/2026). Para mahasiswa akan menjalankan pengabdian selama satu bulan hingga 31 Agustus 2026 di wilayah Malang, Jawa Timur, bersama peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.
Tahun ini, KKN MAs mengusung tema “Penguatan Masyarakat Desa yang Berkelanjutan melalui Pemberdayaan SDM dan Potensi Lokal”, dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai tuan rumah penyelenggara.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Digitalisasi UNIMMA, Prof. Yun Arifatul Fatimah, M.T., Ph.D., mengatakan mahasiswa yang terpilih mengikuti KKN MAs merupakan representasi terbaik kampus di tingkat nasional.
“Kalian adalah mahasiswa pilihan. Jadilah pribadi yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, berani mengambil peran, dan jangan ragu untuk menjadi yang pertama ketika ada kesempatan berkontribusi. Tunjukkan bahwa mahasiswa UNIMMA dikenal ramah, cerdas, dan trengginas,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jejaring dengan mahasiswa dari PTMA lain, menjaga nama baik institusi, serta tetap menjalin komunikasi dengan dosen pembimbing lapangan apabila menghadapi kendala selama pelaksanaan KKN.
“Bangun jejaring selama di sana, jaga diri dengan baik, dan yang tidak kalah penting, jagalah nama baik institusi,” tambahnya.
Salah seorang peserta KKN MAs, Haya Aulia Sidik, mengaku bersyukur dapat mewujudkan keinginannya mengikuti program tersebut setelah merencanakannya sejak beberapa tahun terakhir.
“Rasanya senang sekali karena mengikuti KKN MAs ini memang sudah menjadi rencana dari tahun sebelumnya. Saya berharap KKN ini menjadi pengalaman yang berkesan selama menjadi mahasiswa dan bisa memberi dampak di desa,” tuturnya.
Haya menjelaskan, kelompoknya akan menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, di antaranya digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT), serta penguatan sektor pendidikan.
Menurutnya, lokasi KKN yang berada di kawasan Batu memiliki potensi besar di bidang hortikultura dan pariwisata sehingga program kerja disusun agar selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Karena lokasi KKN kami di daerah Batu, kami akan mendampingi desa yang memiliki potensi hortikultura dan wisata, serta mengadakan pengabdian di sektor pendidikan. Semoga seluruh program yang kami lakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam KKN MAs PTMA 2026, UNIMMA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, kolaboratif, dan memiliki kepedulian sosial. Program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan, memperluas jejaring nasional, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan masyarakat desa sesuai nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. (*)


