29.5 C
Jakarta

AKSI Baluwarti UNS Dorong Kampung Wisata Berdaya

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Tim Hibah Pembelajaran Berdampak (Jarpak) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan program AKSI Baluwarti (Akselerasi Kompetensi, Produksi, dan Promosi berbasis Bahasa Inggris dan Digital) untuk mendukung pengembangan Kampung Baluwarti sebagai kawasan wisata budaya yang berdaya saing.

Mengusung tema “Preserving Culture, Creating Impact”, program ini menggabungkan pelestarian budaya lokal dengan peningkatan kompetensi masyarakat melalui pendidikan, teknologi digital, serta inovasi pelayanan wisata.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Kelurahan Baluwarti dengan melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, sekolah, serta berbagai mitra lokal. Program ini menjadi bentuk pengabdian perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan potensi wilayah secara berkelanjutan.

Ketua Tim Hibah Jarpak AKSI Baluwarti, Isykarima Hanif Butsainah, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari semangat mahasiswa sebagai agent of change yang berkontribusi langsung bagi masyarakat.

“Tim AKSI Baluwarti menjadikan program ini sebagai wadah pengabdian dan implementasi ilmu pengetahuan selama berkuliah dengan mengangkat tema Preserving Culture, Creating Impact,” ujarnya.

Rangkaian program diawali dengan survei kebutuhan masyarakat dan koordinasi bersama Kelurahan Baluwarti. Dari hasil identifikasi tersebut, tim menyusun berbagai kegiatan pemberdayaan, mulai dari pelatihan Bahasa Inggris, digitalisasi UMKM, edukasi sekolah, hingga pengembangan wisata inklusif.

Salah satu program utama adalah Pelatihan Bahasa Inggris bagi masyarakat Baluwarti yang digelar pada 10–11 April 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang berasal dari berbagai profesi pelayanan publik, seperti satpam, linmas, pegawai kelurahan, serta pelaku UMKM.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dasar Bahasa Inggris agar masyarakat lebih siap memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kampung Baluwarti.

Selain masyarakat, AKSI Baluwarti juga menyasar sektor pendidikan melalui pendampingan belajar Bahasa Inggris di SD Kasatriyan. Pembelajaran dilakukan dengan metode kreatif seperti Total Physical Response (TPR), penggunaan media visual, video, dan lagu.

Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, siswa dikenalkan dengan berbagai kosakata Bahasa Inggris sesuai tingkat pendidikan. Program ini mendukung tercapainya SDGs Tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas.

Di bidang ekonomi, Tim AKSI Baluwarti turut melakukan pendampingan digital marketing bagi UMKM lokal, salah satunya Onze Keuken yang memproduksi makanan tradisional Jawa seperti jadah, blondo, wajik, dan gethuk pisang.

Pendampingan dilakukan melalui pembuatan katalog digital, penguatan akun bisnis, hingga pemotretan produk agar UMKM mampu memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital.

Tidak hanya itu, program ini juga memberikan perhatian terhadap pemberdayaan perempuan melalui Workshop Public Speaking bertajuk “Perempuan Bersuara, Baluwarti Berdaya”. Kegiatan tersebut membekali peserta dengan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta keberanian menyampaikan gagasan di ruang publik.

Sebagai upaya membangun wisata yang ramah bagi semua kalangan, Tim AKSI Baluwarti juga menggelar sosialisasi dan pelatihan dasar bahasa isyarat bersama Teman Tuli dan Merakit Nusantara.

Peserta diajak memahami pentingnya komunikasi inklusif serta mempraktikkan bahasa isyarat yang dapat diterapkan dalam pelayanan wisata.

Selain berbagai pelatihan, Tim Jarpak juga menyusun Guidebook Wisata Baluwarti dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku panduan tersebut memuat informasi sejarah, budaya, destinasi wisata, serta potensi lokal Baluwarti.

Lurah Baluwarti, Sri Winarni, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Tim Jarpak memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pengembangan kawasan wisata.

“Kami sangat terbuka untuk menjadi mitra kolaborasi Tim Hibah Jarpak 2026 ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.

Melalui AKSI Baluwarti, masyarakat diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan sektor pariwisata dengan peningkatan kemampuan bahasa, penguatan ekonomi digital, serta pelayanan wisata yang lebih inklusif.

Program ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat untuk mewujudkan Kampung Baluwarti sebagai wisata budaya yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!