29.6 C
Jakarta

Himabit UM Bandung Cetak Mahasiswa Juara Lewat Kompetisi Riset

Baca Juga:

BANDUNG, MENARA62.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bioteknologi (Himabit) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar kompetisi akademik Biotechnology of Champions sebagai upaya memperkuat budaya riset, inovasi, dan daya saing mahasiswa. Kegiatan bertema Unlocking Potential Through Competition and Research Innovation ini berlangsung di Lantai 8 Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Sabtu (4/7/2026).

 

Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi ilmiah tingkat nasional.

 

Ketua Pelaksana, Mela Komalasari, menjelaskan bahwa Biotechnology of Champions merupakan program unggulan Bidang Riset dan Pengembangan Himabit yang dirancang untuk mengasah potensi mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan.

 

Menurutnya, kompetisi ini menjadi media pembelajaran yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan riset dan inovasi di bidang bioteknologi.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pola pikir kritis mahasiswa, mengasah kemampuan memecahkan masalah, dan menumbuhkan minat yang kuat terhadap dunia riset di bidang bioteknologi,” ujarnya.

 

Kompetisi menghadirkan dua kategori utama, yakni Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang menguji penguasaan konsep dasar bioteknologi serta simulasi penyusunan proposal ilmiah yang mengadopsi skema Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).

 

Melalui simulasi tersebut, peserta dibiasakan menyusun proposal sesuai standar kompetisi nasional sehingga memiliki bekal sebelum mengikuti seleksi yang sesungguhnya.

 

Berbagai gagasan inovatif pun dipresentasikan peserta, mulai dari pengembangan pangan fungsional, teknologi ramah lingkungan, hingga riset di bidang kesehatan dan penemuan obat.

 

Mela menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Selain meningkatkan kompetensi akademik, kompetisi juga diarahkan untuk membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu bekerja sama dalam tim.

 

Peserta berasal dari mahasiswa Program Studi Bioteknologi angkatan 2023, 2024, dan 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi serta pertukaran pengalaman akademik antarangkatan.

 

Ia berharap Biotechnology of Champions dapat menjadi agenda tahunan yang melahirkan lebih banyak mahasiswa berprestasi di bidang riset maupun kewirausahaan.

 

“Semoga pengalaman dari kegiatan ini mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam ajang PKM dan P2MW, sehingga ide-ide inovatif yang lahir di kampus dapat berkembang menjadi solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Program Studi Bioteknologi UM Bandung, Wulan Pertiwi, mengapresiasi inisiatif Himabit dalam menyelenggarakan kompetisi tersebut.

 

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat budaya riset sekaligus meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa sejak dini.

 

“Kompetisi seperti ini sangat penting untuk mengasah kompetensi, memperluas wawasan, dan membangun semangat kompetitif mahasiswa di bidang bioteknologi, sekaligus menjadi wadah menumbuhkan jiwa juara yang kelak bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

 

Wulan juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar dan pengembangan diri.

 

Melalui Biotechnology of Champions, UM Bandung menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul di bidang riset, inovasi, dan kewirausahaan, sekaligus siap bersaing pada berbagai kompetisi ilmiah di tingkat regional maupun nasional. (FK/HMA)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!