SOLO, MENARA62.COM – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Temu Alumni FHIP UMS 2026 di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS, Sabtu (25/7/2026). Mengusung tema “Reconnect, Share, Together”, kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring profesional alumni untuk mendukung kemajuan almamater dan masyarakat.
Ketua panitia, Dr. Moh. Indra Bangsawan, S.H., M.H., mengungkapkan antusiasme alumni sangat tinggi. Dari sekitar 230 alumni yang menyatakan kesediaan hadir, hampir seluruh kursi auditorium terisi. Panitia juga berhasil melacak keberadaan alumni dari 35 angkatan sejak Fakultas Hukum UMS berdiri pada era 1980-an.
“Melalui tema Reconnect, Share, Together, kami ingin membangun kembali hubungan antaralumni yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Harapannya, jejaring yang terbangun dapat menjadi ruang berbagi pengalaman, kolaborasi, dan kontribusi bagi kemajuan FHIP UMS,” ujar Indra.
Ketua Ikatan Alumni (IKA) FHIP UMS, Helan Hanitia Herlambang, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa organisasi alumni harus berkembang menjadi wadah profesional yang memberi manfaat nyata bagi para lulusan, bukan sekadar menjadi ajang reuni.
“Wadah alumni tidak boleh berhenti pada kegiatan reuni semata. Alumni harus menjadi jejaring profesional yang mampu memberikan manfaat bagi para lulusan baru melalui pendampingan karier, berbagi pengalaman, hingga membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang,” katanya.
Menurut Helan, semangat lintas generasi yang ditunjukkan para alumni menjadi modal penting untuk membangun organisasi alumni yang semakin solid dan mampu berkontribusi bagi pengembangan fakultas.
Mewakili Dekan II FHIP UMS, Dr. Andria Luhur Prakoso, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa para alumni bukanlah tamu yang datang berkunjung, melainkan keluarga yang kembali ke rumah besar fakultas.
Ia mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga kedekatan dengan almamater dan berpartisipasi dalam pengembangan FHIP UMS.
Dalam kesempatan itu, Andria juga memperkenalkan perkembangan FHIP UMS yang kini memiliki lima program studi, yakni Program Studi Ilmu Hukum, Hubungan Internasional, Administrasi Publik, Magister Hukum, dan Program Doktor Ilmu Hukum. Ia berharap para alumni dapat melanjutkan pendidikan di FHIP UMS maupun merekomendasikan keluarga dan kerabat untuk menempuh studi di kampus tersebut.
“Fakultas berharap para alumni menjadi mentor, pembimbing, sekaligus membuka akses jejaring profesional sehingga lulusan baru tidak merasa berjalan sendiri saat membangun karier dan mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Perkaderan, dan Alumni (LP3A) UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., yang mewakili Wakil Rektor III UMS, mengajak alumni menjadikan profesi apa pun sebagai sarana pengabdian kepada Muhammadiyah dan masyarakat.
Menurutnya, pesan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, agar setiap insan kembali mengabdi kepada umat tetap relevan di tengah tantangan zaman.
Bambang juga memaparkan perkembangan UMS yang terus menunjukkan tren positif. Saat ini UMS berdiri di atas lahan sekitar 40 hektare dengan jumlah mahasiswa mencapai sekitar 45 ribu orang.
Ia menambahkan, minat masyarakat untuk melanjutkan studi di UMS terus meningkat. Pada tahun akademik 2026, jumlah pendaftar telah menembus lebih dari 26 ribu orang, dengan sekitar 16 ribu calon mahasiswa telah menyelesaikan proses registrasi.
“Besarnya UMS harus diiringi dengan kebermanfaatan yang nyata. Alumni diharapkan menjadi matahari yang menerangi lingkungan tempat mereka berkarya, membawa perubahan positif bagi masyarakat, dunia kerja, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” tuturnya.
Melalui semangat Reconnect, Share, Together, FHIP UMS optimistis sinergi antara kampus dan alumni akan semakin kuat. Jejaring profesional yang terbangun diharapkan mampu mendukung pengembangan karier lulusan, memperkuat kontribusi bagi almamater, serta melahirkan sumber daya manusia yang berdampak bagi bangsa dan negara. (*)

