32.7 C
Jakarta

UMS Perkuat Tata Kelola Lazismu Pakistan

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas kelembagaan Lazismu Pakistan melalui kegiatan penguatan tata kelola organisasi. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus dalam mengelola lembaga zakat secara profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

 

Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Dekan III Bidang Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, HaKI, Reputasi, Kemitraan, Urusan Internasional, Pusat Studi, dan Alumni Fakultas Agama Islam (FAI) UMS ums.ac.id, Fauzul Hanif Noor Athief, Lc., M.Sc., sebagai narasumber utama.

 

Melalui pelatihan ini, para pengurus Lazismu Pakistan memperoleh penguatan mengenai tata kelola kelembagaan yang menjadi dasar dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Penguatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya para mustahik.

 

Dalam pemaparannya, Fauzul Hanif menegaskan bahwa Lazismu tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga memiliki peran strategis sebagai instrumen pemberdayaan umat.

 

“Penguatan pengurus menjadi kunci agar Lazismu mampu menjalankan peran strategisnya dalam menjawab persoalan umat secara berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

 

Menurutnya, tata kelola organisasi yang baik merupakan fondasi penting untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi lembaga, sekaligus memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Ia menambahkan, pengelolaan lembaga zakat yang profesional akan meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat peran Lazismu dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.

 

Salah seorang pengurus Lazismu Pakistan mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru sekaligus panduan praktis dalam menjalankan amanah organisasi.

 

“Melalui kegiatan ini, kami menjadi lebih memahami peran dan tanggung jawab pengurus Lazismu, terutama dalam menjaga akuntabilitas dan menyusun program yang tepat sasaran bagi mustahik,” katanya.

 

Penguatan kelembagaan ini menjadi bagian dari komitmen Lazismu Pakistan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengurus sekaligus membangun sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang selaras dengan nilai-nilai Muhammadiyah.

 

Dengan kapasitas organisasi yang semakin kuat, Lazismu Pakistan diharapkan mampu menghadirkan program pemberdayaan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

 

Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen UMS dalam mendukung pengembangan kelembagaan Muhammadiyah di tingkat internasional melalui penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta transfer pengetahuan yang berdampak bagi penguatan pelayanan sosial dan filantropi Islam. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!