SOLO, MENARA62.COM — Ikatan Guru Olahraga Kecamatan Pasar Kliwon mendorong penguatan peran dan profesionalisme guru olahraga dalam pengembangan kegiatan pendidikan di tingkat kecamatan. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan guru yang digelar di SD Kasatriyan Surakarta, Kamis (20/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang belajar bersama sekaligus mempererat silaturahmi guru di Kecamatan Pasar Kliwon. Antusiasme peserta terlihat dari tingkat kehadiran yang mencapai hampir 90 persen.
Kegiatan tidak hanya melibatkan guru kelas, tetapi juga guru bidang studi, khususnya guru olahraga yang aktif menjalankan Kelompok Kerja Guru Khusus (KKGK).
Koordinator Bidang Olahraga Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pasar Kliwon, Sugiyono, mengatakan kegiatan bersama tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat profesionalisme guru.
Menurut dia, guru olahraga memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mengajarkan aktivitas fisik dan olahraga kepada siswa.
Guru Olahraga Pelopori Program Hari Guru
Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah program Hari Guru yang baru diluncurkan di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon.
Program itu dipelopori oleh guru olahraga dan dinilai menjadi momentum penting untuk menunjukkan kontribusi guru olahraga dalam kegiatan pendidikan yang lebih luas.
Sugiyono mengatakan guru olahraga mendapat dukungan dari koordinator bidang olahraga dan Ketua K3S untuk mengembangkan program tersebut.
Dukungan itu mencakup koordinasi kebutuhan, penyusunan perencanaan, hingga komunikasi dengan kepala sekolah di seluruh wilayah Kecamatan Pasar Kliwon.
“Guru olahraga tidak hanya berperan sebagai pengajar olahraga. Kami ingin guru olahraga juga tampil sebagai pelopor berbagai kegiatan profesional dan kegiatan pendidikan di tingkat kecamatan,” kata Sugiyono dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, pengembangan program harus dilakukan melalui koordinasi yang terstruktur agar pelaksanaannya berjalan efektif dan mendapatkan dukungan seluruh sekolah.
Musyawarah Jadi Dasar Pengambilan Keputusan
Pertemuan guru olahraga tersebut juga menekankan pentingnya musyawarah mufakat dalam merancang dan melaksanakan program.
Sugiyono mendorong seluruh guru untuk membangun komunikasi terbuka sehingga setiap keputusan yang diambil dapat menjadi kesepakatan bersama.
Menurut dia, koordinasi antara guru olahraga, K3S, dan kepala sekolah menjadi kunci untuk memastikan kebutuhan program dapat dipetakan dan dilaksanakan dengan baik.
“Semua program harus dibicarakan bersama. Dengan musyawarah dan komunikasi yang baik, kita bisa menyusun kebutuhan, merencanakan kegiatan, kemudian mengoordinasikannya dengan kepala sekolah,” ujarnya.
Model kerja tersebut diharapkan memperkuat sinergi antarguru sekaligus mengurangi potensi kesalahpahaman dalam pelaksanaan kegiatan.
Hapus Stigma Guru Olahraga Hanya Mengajar
Pertemuan di SD Kasatriyan juga menjadi momentum untuk mengubah pandangan bahwa guru olahraga hanya memiliki peran terbatas dalam lingkungan pendidikan.
Guru olahraga dinilai memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pendidikan, termasuk kegiatan profesional dan seremonial di tingkat kecamatan.
Keterlibatan guru kelas dan guru bidang studi dalam kegiatan bersama juga diharapkan menciptakan kolaborasi lintas bidang yang semakin kuat.
Sugiyono berharap semangat tersebut dapat terus berkembang sehingga guru olahraga menjadi bagian penting dalam penggerak berbagai kegiatan pendidikan di Kecamatan Pasar Kliwon.
Selain memperkuat profesionalisme, kegiatan bersama juga diharapkan mempererat hubungan antarguru dan membangun budaya kerja yang kolaboratif.
“Jangan sampai ada lagi anggapan guru olahraga hanya memiliki tugas di lapangan. Guru olahraga juga mampu menjadi penggerak kegiatan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan musyawarah mufakat, Ikatan Guru Olahraga Kecamatan Pasar Kliwon diharapkan mampu melahirkan lebih banyak program inovatif yang memberi manfaat bagi sekolah, guru, dan peserta didik.
Program Hari Guru yang dipelopori guru olahraga menjadi salah satu langkah awal untuk menunjukkan bahwa profesionalisme guru dapat tumbuh melalui kolaborasi dan inisiatif dari berbagai bidang. (*)
