SOLO, MENARA62.COM — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solo Selatan Kota Surakarta menggelar kajian rutin di kediaman Prof. Dr. H. Bambang Setiaji, M.Si., yang berada di lingkungan PRM Danukusuman, Selasa (18/8/2026). Kajian diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas warga Muhammadiyah, jamaah masjid, dan masyarakat sekitar.
Kajian yang bertepatan dengan 5 Rabiulawal 1448 H tersebut menghadirkan Ustaz K.H. Drs. Abdul Fattah Bintoro sebagai narasumber. Ia menyampaikan kajian bertema Tafsir Surah Yasin ayat 55-64.
Kegiatan diawali dengan tilawah Surah Al-Maidah ayat 65-67. Selanjutnya, peserta menyimak penjelasan mengenai gambaran kehidupan penghuni surga serta peringatan Allah SWT kepada manusia agar tidak mengikuti jalan setan.
Gambaran Kenikmatan Penghuni Surga
Mengawali kajian, Abdul Fattah menjelaskan kandungan Surah Yasin ayat 55-58 yang menggambarkan keadaan penghuni surga pada hari kiamat.
Ayat-ayat tersebut menerangkan bahwa penghuni surga berada dalam keadaan penuh kenikmatan. Mereka memperoleh tempat yang teduh, buah-buahan, serta berbagai hal yang mereka inginkan.
Menurut tafsir yang disampaikan dalam kajian, kenikmatan tersebut merupakan balasan bagi orang-orang beriman setelah melewati berbagai kesulitan dan memperoleh kemenangan yang besar.
Puncak kenikmatan tersebut digambarkan melalui firman Allah SWT dalam Surah Yasin ayat 58, berupa ucapan salam dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
Abdul Fattah juga mengaitkan pembahasan tersebut dengan prinsip keyakinan dalam Islam. Ia menekankan pentingnya memegang teguh ajaran Islam sebagai jalan hidup dan tidak menyamakan seluruh agama dalam persoalan akidah.
Manusia Diingatkan Tidak Mengikuti Setan
Memasuki Surah Yasin ayat 59-64, kajian beralih pada peringatan mengenai keadaan orang-orang yang mengingkari Allah SWT.
Abdul Fattah menjelaskan, ayat 59 menggambarkan perintah kepada orang-orang yang berbuat jahat untuk berpisah dari orang-orang beriman pada hari kiamat.
Pembahasan kemudian berfokus pada ayat 60 dan 61. Dalam kedua ayat tersebut, manusia diingatkan mengenai perintah Allah agar tidak menyembah atau mengikuti setan karena setan merupakan musuh yang nyata.
“Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus,” menjadi salah satu pesan utama yang ditekankan dalam pembahasan Surah Yasin ayat 61.
Menurut Abdul Fattah, jalan lurus adalah jalan pengabdian kepada Allah SWT. Manusia diperintahkan untuk menggunakan akal dan tidak mengikuti berbagai bentuk kesesatan yang menjauhkan diri dari perintah Allah.
Surah Yasin ayat 62 juga mengingatkan bahwa setan telah menyesatkan sebagian besar manusia. Karena itu, manusia diminta menggunakan akal dan mengambil pelajaran agar tidak mengikuti jalan yang menyesatkan.
Sementara itu, ayat 63-64 menggambarkan ancaman neraka bagi orang-orang yang mengingkari kebenaran dan mendustakan para nabi serta rasul.
Perkuat Aktivitas Persyarikatan
Selain kajian keislaman, pertemuan tersebut juga menjadi momentum menyampaikan sejumlah informasi Persyarikatan kepada jamaah.
PCM Solo Selatan menginformasikan bahwa sejumlah PRM di wilayah Solo Selatan telah melakukan pengisian formulir SICARA-LPCR. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk masjid dan sekolah di lingkungan PRM, juga didorong segera melengkapi data.
Jamaah juga diinformasikan mengenai pengajian Jumat malam Sabtu yang akan dilaksanakan di Balai Muhammadiyah.
Selain itu, warga Muhammadiyah yang belum memiliki Kartu NBM dapat melakukan pendaftaran melalui cabang dengan membayar iuran secara mandiri.
PCM Solo Selatan juga menginformasikan agenda Hari Bermuhammadiyah yang akan digelar Ahad, 30 Agustus 2026, dengan menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. K.H. Tafsir, M.Ag.
Kegiatan kajian rutin tersebut menjadi ruang penguatan pemahaman keislaman sekaligus konsolidasi warga Muhammadiyah di tingkat cabang. Dengan dihadiri sekitar 200 peserta, forum ini juga mempertemukan warga Persyarikatan, jamaah masjid, dan masyarakat sekitar dalam suasana kajian dan silaturahmi. (*)


