SOLO, MENARA62.COM — Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat internasionalisasi pendidikan melalui kerja sama dengan Management & Science University (MSU), Malaysia.
Kolaborasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui mobilitas mahasiswa, tetapi mulai diarahkan pada pengembangan program akademik strategis, termasuk rencana double degree dengan masa studi dua tahun.
Kepala Program Studi Manajemen UMS, Dr. Rini Kuswati, S.E., M.Si., CMA, mengatakan penguatan kerja sama internasional menjadi langkah penting untuk memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja yang semakin terkoneksi secara global.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik di lingkungan internasional, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana praktik bisnis dan dunia industri berkembang di Malaysia,” ujar Rini, Rabu (26/8/2026).
12 Mahasiswa UMS Ikuti Study Visit
Implementasi kerja sama UMS dan MSU salah satunya dilakukan melalui study visit dan company visit yang diikuti 12 mahasiswa Program Studi Manajemen UMS.
Dalam study visit, mahasiswa memperoleh kesempatan mengenal lingkungan akademik dan sistem pendidikan tinggi yang diterapkan MSU. Sementara melalui company visit, mahasiswa melihat secara langsung praktik bisnis dan dinamika dunia industri di Malaysia.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran lintas negara yang tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga membantu mahasiswa memahami praktik bisnis dalam lingkungan internasional.
Bagi Prodi Manajemen UMS, pengalaman tersebut menjadi bagian dari strategi mempersiapkan lulusan yang memiliki perspektif global dan mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
Bahas Pengembangan Program Double Degree
Selain kegiatan mahasiswa, pertemuan antara Prodi Manajemen UMS dan MSU pada 24 Agustus 2026 menjadi momentum membahas pengembangan kerja sama akademik yang lebih luas.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengembangan program double degree dengan masa studi dua tahun.
Melalui skema tersebut, mahasiswa nantinya berpeluang menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi berdasarkan mekanisme akademik yang disepakati UMS dan MSU. Program ini diharapkan memberikan alternatif pengalaman pendidikan lintas negara sekaligus memperkuat daya saing lulusan.
Pengembangan double degree juga dinilai dapat menjadi bentuk konkret internasionalisasi Prodi Manajemen UMS karena membuka peluang mahasiswa memperoleh pengalaman akademik di dua lingkungan pendidikan tinggi.
Kolaborasi Diperluas ke Riset dan Visiting Lecturer
Kerja sama UMS dan MSU tidak berhenti pada mobilitas mahasiswa. Kedua institusi juga membahas peluang pengembangan kolaborasi dalam berbagai bidang akademik.
Beberapa di antaranya meliputi visiting lecturer, penelitian, kegiatan akademik, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Rini mengatakan perluasan bentuk kolaborasi penting agar kerja sama internasional dapat berkembang menjadi kemitraan akademik yang berkelanjutan.
“Kerja sama dengan MSU terus kami dorong agar dapat berkembang dalam berbagai bidang, baik pembelajaran, penelitian, visiting lecturer, maupun program yang mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa dan dosen,” jelasnya.
Menurut Rini, pengalaman belajar lintas negara memiliki nilai strategis bagi mahasiswa. Selain memperluas perspektif, mahasiswa dapat membangun jejaring internasional sekaligus meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global.
Melalui penguatan kemitraan dengan MSU Malaysia, Prodi Manajemen UMS menargetkan semakin banyak peluang mobilitas akademik dan pengembangan kompetensi bagi mahasiswa maupun dosen.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Prodi Manajemen UMS meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring perguruan tinggi internasional, dan menyiapkan lulusan yang semakin kompetitif di pasar kerja global. (*)
