CIREBON, MENARA62.COM — Sebanyak 16 sekolah Muhammadiyah jenjang SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Cirebon menggelar Apel Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang digelar Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cirebon itu berlangsung di Lapangan Minisoccer Kompleks Perguruan Muhammadiyah Tuparev, Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon H. Imron, M.Ag., bertindak sebagai inspektur apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur PDM Kabupaten Cirebon, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), pimpinan cabang Muhammadiyah (PCM), organisasi otonom (Ortom), Camat dan Kapolsek Kedawung, serta guru dan tenaga kependidikan sekolah Muhammadiyah.
Dalam amanatnya, Imron mengajak para siswa meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui kegiatan positif, terutama dengan belajar dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
“Semangat para pahlawan harus dilanjutkan dengan hal-hal positif, salah satunya menyiapkan diri belajar sebaik-baiknya demi bekal di masa depan. Dan Muhammadiyah melalui lembaga pendidikan dan sekolah yang dimiliki telah membuktikan, membangun generasi unggul berkemajuan,” ujar Imron.
Siswa Diminta Bijak Hadapi Arus Informasi Digital
Selain mendorong semangat belajar, Imron mengingatkan para siswa Muhammadiyah agar memiliki filter moral dalam menghadapi derasnya arus informasi di ruang digital.
Menurut dia, perkembangan teknologi dan media sosial membuat berbagai informasi dapat diakses dengan mudah. Karena itu, siswa perlu memiliki kemampuan untuk memilih dan memilah informasi yang diterima.
“Hari ini penjajahan tidak lagi dalam bentuk fisik, tetapi hadir melalui paham yang disebar secara bebas di internet, melalui sejumlah platform media sosial. Karena itu saya berpesan agar siswa-siswi sekolah Muhammadiyah untuk selektif, memilih dan memilah khususnya yang bermuatan radikal, sekuler dan menyimpang,” katanya.
Imron menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar mampu menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, pendidikan Muhammadiyah memiliki kontribusi dalam membangun generasi yang berpengetahuan sekaligus berkarakter.
Di akhir amanat, Imron mengajak seluruh siswa untuk menunjukkan jati diri sebagai pelajar Islam yang santun, berwawasan luas, dan berkemajuan.
“Muhammadiyah telah lama dikenal sebagai organisasi yang mengedepankan pendidikan. Mari anak-anakku sekalian menunjukkan jati diri pelajar Muhammadiyah yang baik, santun, berwawasan global dan berkemajuan,” tandasnya.
Dimeriahkan Paduan Suara hingga Tapak Suci
Apel pembukaan tahun ajaran baru tersebut tidak hanya menjadi momentum menyambut kegiatan pembelajaran, tetapi juga diramaikan berbagai penampilan pelajar Muhammadiyah.
Sejumlah penampilan ditampilkan dalam kegiatan tersebut, antara lain paduan suara SMK Muhammadiyah Budi Tresna dan penampilan Hizbul Wathan (HW) dari SMP Muhammadiyah Kedawung.
Atraksi Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang melibatkan siswa dari jenjang SD hingga SMA juga turut memeriahkan kegiatan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Cirebon untuk mengawali tahun ajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat komitmen membangun pendidikan yang berkarakter, berwawasan global, dan berkemajuan. (CM01/*)

