33.8 C
Jakarta

Dai Kocak KH Ahmad Supandi Ceramah di Makamhaji

Baca Juga:

SUKOHARJO, MENARA62.COM — Dai asal Semarang, KH Ahmad Supandi, bakal hadir menyapa warga Kartasura dan Soloraya melalui Pengajian Akbar Nada dan Dakwah di Bangsren, Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (21/8/2026).

 

Pengajian tersebut digelar dalam rangka tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyongsong peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

KH Ahmad Supandi dijadwalkan menyampaikan ceramah pada Jumat malam mulai pukul 19.30 WIB. Kegiatan dipusatkan di depan SD Makamhaji 5, Bangsren, Makamhaji, Kartasura.

 

Pengajian Akbar Nada dan Dakwah ini diselenggarakan Forum Silaturahmi Takmir Masjid/Mushola (FUSILAT) se-Kadus IV Makamhaji. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ranting Makamhaji, Lembaga Pembinaan dan Pengamalan Agama (LP2A) Kelurahan Makamhaji, Aktivitas Muda Mudi Islam (AMMI) Makamhaji, serta Pemerintah Desa Makamhaji.

 

Kepala Desa Makamhaji Agus Purwanto, S.E., mengatakan Pejabat Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, S.E., juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

 

Dakwah dengan Humor dan Logat Jawa

 

Salah satu panitia publikasi, Muhammad Nasrullah, mengatakan KH Ahmad Supandi dipilih karena memiliki gaya dakwah yang khas. Dai tersebut dikenal menyampaikan ceramah dengan logat Jawa yang kuat dan menyelipkan humor segar dalam setiap dakwahnya.

 

Menurut Nasrullah, humor yang disampaikan Supandi dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Meski mengundang gelak tawa jamaah, pesan dan nilai keagamaan tetap menjadi inti ceramah.

 

“Beliau dikenal sebagai penceramah yang lekat dengan logat Jawa. Dalam dakwahnya diselipi humor segar yang banyak mengundang gelak tawa jamaah, tetapi tetap tidak menghilangkan esensi ceramah yang berisi pesan nilai agama,” ujar Nasrullah.

 

KH Ahmad Supandi juga dikenal sebagai seorang mualaf. Gaya dakwahnya yang santun dan komunikatif membuatnya kerap mendapat undangan ceramah dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat, pemerintah daerah, TNI, maupun Polri.

 

Nasrullah menuturkan, Supandi bahkan kerap menyampaikan kritik sosial melalui humor, termasuk kepada pemerintah maupun aparat yang mengundangnya. Cara tersebut membuat pesan kritik dapat diterima jamaah tanpa menghilangkan suasana ceramah yang menghibur.

 

Digelar dengan Hiburan Musik

 

Selain ceramah agama, pengajian juga akan diramaikan hiburan musik dari KS Plus. Grup tersebut dikenal membawakan dan melestarikan lagu-lagu Koes Plus yang masih digemari masyarakat Solo Raya.

 

Perpaduan dakwah dan hiburan tersebut diharapkan membuat Pengajian Akbar Nada dan Dakwah semakin meriah sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi warga.

 

Panitia mengajak masyarakat Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, dan wilayah Soloraya untuk hadir dan mengikuti pengajian tersebut.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperingati HUT ke-81 RI dan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW melalui kegiatan keagamaan yang dikemas secara ringan, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!