25.3 C
Jakarta

Desa Wisata di Indonesia Ternyata Pernah Meraih Penghargaan Wisata Kelas Berkelanjutan Kelas Dunia

Baca Juga:

Penyerahan Hasil Renovasi Gedung Panti Asuhan Budi Mulia Kabupaten Lahat

  LAHAT, MENARA62.COM- Penyerahan hasil renovasi gedung panti asuhan Budi Mulia dari panita pembangunan sekaligus pelaksana renovasi dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah /Pengurus Panti Budi Mulia...

KemenkopUKM Canangkan Ekosistem Transformasi Koperasi dan UMKM Masa Depan

Jakarta, MENARA62.COM  – Kementerian Koperasi dan UKM mencanangkan gerakan baru untuk melakukan percepatan koperasi modern dan UMKM naik kelas, yang disebut dengan Ekosistem untuk transformasi...

UMP Wisuda 10 Anggota Polri Magister Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah terus melahirkan para pemimpin bangsa. Sebanyak 10 Anggota Polri berhasil menyelesaikan program pacasarjana Magister...

Ratusan Mahasiswa UMP Gelar Aksi di Depan Gedung KPK

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Ratusan mahasiswa Unniversitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah ikut tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan...

JAKARTA, MENARA62.COM – Sudah bukan rahasia jika Desa wisata menjadi salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di awal 2021.

Kemenparekraf menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024. Dari 244 desa wisata, sebanyak 150 desa wisata berada di Lima Destinasi Super Prioritas (5 DSP) dan akan diperluas.

Sebagi destinasi wisata, desa wisata memiliki keunggulan di mana kamu bisa menikmati budaya, alam, dan kesahajaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Salah satu langkah yang sudah dilakukan adalah lewat sertifikasi desa wisata berkelanjutan yang sudah diberikan ke 16 desa wisata di Indonesia.

“Kami memberikan sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan untuk mewujudkan pariwisata yang lestari dan sejahtera. Sertifikasi ini sebagai bentuk terlaksananya wisata yang berkualitas di tengah kondisi COVID-19 dengan menerapkan 4K, yaitu Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, akhir Mei 2021.

Dari 16 desa wisata yang sudah tersertifikasi tersebut, ternyata ada yang pernah meraih penghargaan dunia terkait wisata berkelanjutan. Tepatnya pada tahun 2019, 4 desa wisata itu meraih penghargaan sebagai Sustainable Destinations Top 100 yang dirilis oleh dirilis oleh Global Green Destinations Days (GGDD).

Mau tahu di mana saja? Yuk, kita simak!

Desa Wisata Penglipuran

Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Provinsi Bali, selain mendapat predikat sebagai Sustainable Destinations Top 100, juga dinobatkan sebagai destinasi terbersih di dunia. Suasana yang asri dan sejuk dengan budaya yang kuat jadi daya tarik utama saat mengunjungi desa ini.

Desa Wisata Pemuteran

Desa Wisata Pemuteran, Buleleng, Provinsi Bali terkenal dengan aneka aktivitas bahari dan panorama bawah lautnya. Lokasinya berada di tanjung, memiliki kekayaan alam terumbu karang beragam. Suasana yang sepi dan jauh dari kebisingan serta sudah banyak pilihan akomodasi, mulai dari homestay hingga resort.

Desa Wisata Nglanggeran

Desa wisata Nglanggeran, Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dikenal berkat keberadaan Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk. Di sini kamu bisa menikmati wisata gunung, embung, dan air terjun. Keindahan alam dan kesahajaan masyarakatnya membuat desa wisata ini juga pernah meraih juara dalam ASEAN’s Community Based Tourism 2017.

Desa Wisata Pentingsari

Desa Wisata Pentingsari, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menawarkan siapa saja untuk melihat dan belajar tentang alam, lingkungan, pertanian, perkebunan, kewirausahaan, kehidupan sosial-budaya, dan berbagai seni tradisional. Aktivitas selama di desa ini antara lain belajar gamelan, menari, membatik, dan membuat wayang rumput.

Menikmati keseruan di destinasi wisata kelas dunia ini juga tetap harus disiplin dalam menjaga protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.

Nah, agar lebih banyak mendapat inspirasi tentang pariwisata dan ekraf Indonesia yuk follow akun IG @pesonaid_travel, Facebook : @pesonaid_travel  atau kunjungi website www.indonesia.travel

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Penyerahan Hasil Renovasi Gedung Panti Asuhan Budi Mulia Kabupaten Lahat

  LAHAT, MENARA62.COM- Penyerahan hasil renovasi gedung panti asuhan Budi Mulia dari panita pembangunan sekaligus pelaksana renovasi dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah /Pengurus Panti Budi Mulia...

KemenkopUKM Canangkan Ekosistem Transformasi Koperasi dan UMKM Masa Depan

Jakarta, MENARA62.COM  – Kementerian Koperasi dan UKM mencanangkan gerakan baru untuk melakukan percepatan koperasi modern dan UMKM naik kelas, yang disebut dengan Ekosistem untuk transformasi...

UMP Wisuda 10 Anggota Polri Magister Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah terus melahirkan para pemimpin bangsa. Sebanyak 10 Anggota Polri berhasil menyelesaikan program pacasarjana Magister...

Ratusan Mahasiswa UMP Gelar Aksi di Depan Gedung KPK

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Ratusan mahasiswa Unniversitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah ikut tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan...

Dukung GLN, 13 Mahasiswa UMK Bangun Rumtekdes di Desa Oenai

OENAI, KUPANG, NTT -- Rumah Literasi Anak Desa (RUMTEKDES) Desa Oenai yang dikerjakan tim PHP2D UKM Komunitas Sastra Pondok Aspira Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK)...