27.4 C
Jakarta

Emil Dardak : Peran Muhammadiyah ‘Aisyiyah Sebagai Sektor Non Pemerintah Sangat Besar Dalam Menyediakan Pendidikan dan Kesehatan

Baca Juga:

 

PONOROGO, MENARA62.COM – “Kita disini untuk menyaksikan momen yang istimewa yang menunjukkan betapa di negara yang kita cintai ini digerakkan melalui darma bakti dari gotong royong luar biasa dari rakyatnya yang dalam hal ini diwadahi pergerakan ‘Aisyiyah”. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak saat menghadiri Peresmian Gedung Blok A – Gedung Firdaus Rumah Sakit Umum (RSU) ‘Aisyiyah Ponorogo pada Sabtu (17/9/2022).

Emil, atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur, menyampaikan selamat dan apresiasi atas diselesaikan pembangunan gedung Firdaus ini. Gedung yang saat awal tahun ia berkunjung masih dalam proses pembangunan kini sudah berdiri dan beroperasi.

Apreasiasi yang tinggi dari Wakil Gubernur Jawa Timur ini ditunjukkan juga dari keinginannya yang besar menghadiri kegiatan peresmian di tengah jadwalnya yang padat di Jakarta dan Surabaya. “Kenapa saya bela-belain ke sini, karena ini wujud rasa bangga saya. Kita perlu menghargai mengapa Muhammadiyah disebut pergerakan karena amal usaha dari pergerakan ini adalah pendidikan dan kesehatan, dua sektor yang luar biasa penting,” ujarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Disampaikan Emil, peran Muhammadiyah ‘Aisyiyah sebagai sektor non pemerintah sangat besar dalam menyediakan pendidikan dan kesehatan. Sehingga amal usaha-amal usaha Muhammadiyah ‘Aisyiyah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Saya tidak terbayang kalau misalnya tidak ada peran dari swasta dalam menyediakan pendidikan dan kesehatan seberapa kesenjangan antara penyediaan layanan dan kebutuhan. Sehingga ini adalah amal usaha yang betul-betul kerasa dampaknya di masyarakat,”imbuhnya.

Muhammadiyah sebagai sebuah organisasi, lanjut Emil dapat menggalang kepedulian dari para anggotanya hingga mampu membangun amal usaha yang besar adalah hal yang luar biasa baginya “Saya kadang-kadang juga bingung. Kita di pemerintah yang tinggal mengelola dana pajak saja kadang-kadang merasa bingung dan tidak cukup. Tetapi Muhammadiyah yang sebuah organisasi justru dapat menggalang kepedulian dari anggota dan membangun amal usaha, itu luar biasa betul.”

Emil berharap antara ‘Aisyiyah dengan pemprov Jawa Timur dapat terus terjalin kerjasama untuk dapat meningkatkan gotong royong membangun bangsa. “Semoga dialog dan kerjasama terus terjalin, ‘Aisyiyah ini memang luar biasa, bahkan bisa memacu meminta Pemprov dan Pemkab untuk terus dapat lari melayani masyarkat.” (Suri)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!