SOLO, MENARA62.COM — Aksi sosial bertajuk Food Car Gebrak Indonesia digelar di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Kota Surakarta, kawasan Patung Slamet Riyadi Gladag Solo, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menjadi kolaborasi sejumlah komunitas sosial, yakni Gebrak Indonesia, Carefood, Info Cegatan Solo (ICS), dan Lazismu Solo dalam berbagi makanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, relawan membagikan makanan siap santap, sayur-sayuran, lauk pauk, hingga bahan makanan yang masih layak konsumsi kepada para penerima manfaat di sekitar lokasi.
Perwakilan Carefood dan ICS, Anindya Galihsaputri, menjelaskan bahwa aksi berbagi pangan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata mengurangi sampah makanan.
“Kami dari komunitas Carefood dan Info Cegatan Solo bekerja sama dengan Gebrak Indonesia. Teman-teman Gebrak membawa makanan dan lauk untuk dibagikan, sementara dari Carefood dan ICS menyediakan bahan makanan. Jadi setiap penerima bisa mendapatkan makanan dan juga bahan pangan,” ujarnya.
Ia mengatakan, sebagian bahan pangan yang dibagikan berasal dari donasi supermarket di Solo. Produk tersebut masih layak konsumsi, meskipun memiliki kondisi kemasan yang kurang sempurna atau mendekati masa kedaluwarsa sehingga sulit dipasarkan.
“Harapannya semoga bisa bermanfaat untuk penerimanya. Ini juga menjadi salah satu upaya kami untuk mengurangi sampah makanan. Jadi makanan yang mungkin tidak terjual di supermarket karena kemasannya sedikit penyok atau mendekati expired dialihkan untuk dibagikan,” jelasnya.
Sementara itu, Anastasia dari komunitas Gebrak Indonesia menyampaikan bahwa komunitasnya rutin melakukan aksi berbagi makanan menggunakan mobil layanan sosial atau food car di berbagai wilayah.
“Kami biasa berbagi di jalanan menggunakan mobil seperti ini. Saat ini kami bekerja sama dengan komunitas di Kota Solo seperti Info Cegatan Solo dan juga Lazismu untuk berbagi makanan di kawasan Slamet Riyadi,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas menjadi langkah penting untuk memperluas manfaat kegiatan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kebetulan kami memang tergabung dalam perkumpulan komunitas berbagi pangan di Kota Solo. Karena itu kami ingin menjalin kerja sama dengan komunitas-komunitas lain selain Gebrak Indonesia sendiri,” ungkap Anastasia.
Ia menambahkan, paket yang dibagikan dalam kegiatan tersebut terdiri dari makanan siap makan dan bahan pangan yang dapat dimasak kembali di rumah oleh penerima manfaat.
Ke depan, Gebrak Indonesia bersama komunitas lain berencana kembali mengadakan aksi serupa sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan gerakan berbagi pangan di Kota Solo. (*)

