30.1 C
Jakarta

FT UMS Bidik Perluasan Revitalisasi Sekolah hingga Papua

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat keterlibatannya dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Jawa Tengah. Evaluasi dan koordinasi rutin dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi monitoring dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

 

Rapat koordinasi pelaksanaan program berlangsung di Ruang J2.2, Gedung J, Kampus II UMS, Senin (31/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi perkembangan program sekaligus koordinasi teknis kegiatan di lapangan.

 

Ketua Tim Pelaksana Program Revitalisasi, Ir. Nurhasan, M.T., mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kerja sama UMS dengan Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

 

Rapat diikuti Dekan FT UMS, Ketua Program Studi Arsitektur, Ketua Program Studi Teknik Sipil, Ketua Program Studi PPar, dosen Arsitektur, tim pemantau, serta para fasilitator.

 

Menurut Nurhasan, koordinasi diperlukan untuk mengevaluasi capaian sekaligus memastikan kesiapan tim UMS menjelang proses monitoring kementerian.

 

UMS Dampingi 131 Satuan Pendidikan

 

Nurhasan menjelaskan, pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun ini terbagi dalam beberapa tahapan, yakni tahap reguler, ABT 1, dan ABT 2.

 

Pada tahap ABT 1, UMS terlibat dalam pendampingan 131 satuan pendidikan dengan dukungan 14 fasilitator. Tim tersebut terdiri atas tujuh dosen dan alumni serta tujuh fresh graduate.

 

Sementara perkembangan ABT 2 masih dalam proses sehingga belum dapat dipastikan lebih lanjut.

 

“Kami berharap progres pelaksanaan ABT 1 yang telah terunggah nantinya dapat menjadi gambaran untuk pelaksanaan ABT 2,” ujar Nurhasan, Jumat (4/9/2026).

 

Ia menjelaskan, mekanisme pembagian termin pada program tahun ini berbeda dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Karena itu, capaian ABT 1 diharapkan dapat menjadi referensi untuk pelaksanaan tahap berikutnya.

 

“Kami juga berharap progres yang telah dilakukan oleh tim UMS dapat terlihat sebagai bagian dari capaian program secara nasional,” katanya.

 

Bidik SLB hingga Kalimantan dan Papua

 

Keterlibatan UMS dalam program revitalisasi juga mulai diarahkan lebih luas. Tidak hanya satuan pendidikan jenjang SMP, UMS tengah menjajaki peluang kerja sama dengan satuan pendidikan lainnya.

 

Salah satu penjajakan yang telah dilakukan adalah dengan satuan pendidikan luar biasa (SLB). Peluang kerja sama tersebut bahkan berkembang hingga sejumlah wilayah di luar Jawa, seperti Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.

 

Nurhasan mengatakan keberlanjutan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan juga masih menjadi bagian yang terus dikaji. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan program Bantuan Pemerintah (Banpres) pada tahun ini yang turut berkaitan dengan perkembangan ABT 2.

 

Menurutnya, perbedaan mekanisme pelaksanaan program dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan pola yang lebih efektif ke depan.

 

Program Banpres menggunakan mekanisme kontraktual, sedangkan revitalisasi pada dasarnya dilakukan melalui mekanisme swakelola. Perbandingan hasil keduanya dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas masing-masing mekanisme dalam mendukung revitalisasi satuan pendidikan.

 

FT UMS Dorong Kerja Sama Semakin Luas

 

Dekan FT UMS Prof. Ir. Mochamad Solikin, S.T., M.T., Pd.D., mengapresiasi kinerja tim UMS dalam menjalankan program tersebut.

 

Menurut Solikin, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan program berkelanjutan yang telah berjalan sekitar tiga tahun. Kinerja tim yang dinilai baik menjadi salah satu faktor yang mendukung keberlanjutan keterlibatan UMS.

 

“Program ini termasuk program yang sustain. Saya mengapresiasi Pak Nurhasan dan tim karena telah melakukan kinerja dengan baik sehingga keterlibatan UMS tidak dikurangi maupun dihentikan,” ujarnya.

 

Solikin juga mendorong agar kiprah UMS tidak berhenti pada program revitalisasi yang sedang berjalan. FT UMS diharapkan dapat mengembangkan keterlibatan dalam berbagai program lain, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan satuan pendidikan.

 

Menurutnya, peluang tersebut dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas sekaligus memperkuat kontribusi UMS dalam pembangunan sektor pendidikan.

 

Melalui koordinasi rutin yang melibatkan program studi, dosen, fasilitator, dan tim pemantau, FT UMS berupaya memastikan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan berjalan secara optimal.

 

Penguatan koordinasi tersebut sekaligus menjadi strategi UMS untuk memperluas jejaring kerja sama dan meningkatkan kontribusinya dalam berbagai program pendidikan di tingkat nasional. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!