24.2 C
Jakarta

Guyub & Rukun Cycling Club Nggowes Pancasila

Baca Juga:

SMAN 2 Muara Enim Raih Prestasi Pada KSN-K 2021

MENARA62.COM - Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan Kompetisi Sains Nasional tingkat kabupaten / kota ( KSN-K ) Tahun 2021....

Mencari Desa Wisata di Bali dan Nusa Tenggara? Coba Kunjungi Ini! 

JAKARTA, MENARA62.COM - Seiring dengan perkembangan pariwisata era baru yang beranjak menuju ke arah berkualitas dan berkelanjutan, desa wisata memiliki peran yang penting untuk...

Lebih dari 1,3 Juta PTK Non PNS Cairkan Bantuan Subsidi Upah

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada dua juta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)...

Tingkatkan Produksi Kopi, Koperasi Wanita Gayo Ingin Dapat Dana Bergulir Kembali

Nanggroe Aceh Darussalam, MENARA62.COM - Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo), eksportir biji kopi Kabupaten Bener Meriah berharap Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro,...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Guyub & Rukun (G&R) Cycling Club memperingati Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6/2021), dengan bersepeda bersama ‘Nggowes Pancasila.’ Guyub & Rukun Cycling Club membatasi hanya 15 peserta untuk menghindari kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Peserta ‘Nggowes Pancasila’ antara Hilman Tisnawan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY); Jimmy Parjiman, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK DIY); Singgih Rahardjo, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar DIY); Wawan Hermawan, Wakil Ketua Kadin DIY; Amirullah Setya Hardi, Wakil Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI DIY); dan Rudy Badrudin, Waki, Ketua Kafegama DIY. Selain itu, juga hadir Bakti Wibowo (BPPT DIY) dan Kelik Endro Suryono (Dekan FH UWM).

Menurut Edy Suandi Hamid, acara bersepeda bersama ini pesertanya merepresentasikan keberagaman dari berbagai latar belakang profesi, agama dan suku. Mulai profesi akademisi, pemerintahan, otoritas moneter, otoritas perbankan, pengusaha dan pensiunan.

Peserta juga dari agama Islam (Muhammadiyah dan NU), Katolik dan Kristen. Dari suku berasal dari Sumatera Selatan, Jawa (Jogja, Solo, Banyumas), serta Sunda. “Acara nggowes ini dapat disebut Nggowes Pancasila”, kata Edy Suandi Hamid, Sesepuh Guyub & Rukun Cycling Club, Kamis (2/6/2021).

Start dan finish dari nDalem Karangwaru Lor, kediaman Edy Suandi Hamid, Rektor Universitas Widya Mataram (UWM). Rute berjarak sekitar 15 km, dari Karangwaru Lor menuju Kampus UGM Bulaksumur terus melewati Kampus UNY Karangmalang.

Selanjutnya menuju ke utara melewati Jalan Gejayan, kemudian belok kiri menyusuri Selokan Mataram. Sampai di Jalan Magelang terus menyusuri Selokan Mataram sampai Jalan Kabupaten. Kemudian kembali ke arah timur melewati Jalan Jambon dan kembali ke Karangwaru Lor.

Sebelum start diawali dengan doa bersama dan penghormatan kepada ‘Sang Saka Merah Putih.’ Sampai di depan Kampus UGM, seluruh peserta mengucapkan ‘Pancasila’ dan menyanyikan lagu ‘Garuda Pancasila.’ “Saya baru pertama ikut acara nggowes yang dibarengi dengan mempertingati Hari Lahir Pancasila,” kata Hilman Tisnawan yang menurutnya acara ini perlu dilanjutkan.

Sedang menurut Jimmy Parjiman, bersepeda bersama di Hari Lahir Pancasila ada beberapa hal yang diperoleh. “Dari Nggowes Pancasila ini beberapa hal dapat dicapai yaitu semangat berbangsa dan bertanah air, kebugaran, kegembiraan dan silaturahmi,” kata Jimmy.

Singgih Rahardjo menyatakan juga medukung pendapat Jimmy Parjiman. “Ke depan event Nggowes Pancasila dan sejenisnya layak terus dilakukan karena event ini mampu menggabungkan semangat cinta tanah air dan rekreasi,” kata Singgih.

Sementara Y Sri Susilo menjelaskan Guyub & Rukun Cycling Club merupakan komunitas sepeda dengan anggota terbatas 10-15 orang. Pembatasan anggota karena pertimbangan Pandemi Covid-19 dan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Komunitas ini berinduk pada Bersepeda Normal Baru (BNB) Cycling Club Yogyakarta. Di samping itu, juga ada komunitas sepeda terbatas yang lain yaitu Bersepeda Cagar Budaya (BCB) Cycling Club. “Kami rutin melakukan aktivitas bersepeda setiap Sabtu pagi dengan 5-15 peserta,” kata Y Sri Susilo, Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY) yang juga Koordinator BNB Cycling Club sekaligus G&R dan BCB Cycling Club.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

SMAN 2 Muara Enim Raih Prestasi Pada KSN-K 2021

MENARA62.COM - Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan Kompetisi Sains Nasional tingkat kabupaten / kota ( KSN-K ) Tahun 2021....

Mencari Desa Wisata di Bali dan Nusa Tenggara? Coba Kunjungi Ini! 

JAKARTA, MENARA62.COM - Seiring dengan perkembangan pariwisata era baru yang beranjak menuju ke arah berkualitas dan berkelanjutan, desa wisata memiliki peran yang penting untuk...

Lebih dari 1,3 Juta PTK Non PNS Cairkan Bantuan Subsidi Upah

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada dua juta Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)...

Tingkatkan Produksi Kopi, Koperasi Wanita Gayo Ingin Dapat Dana Bergulir Kembali

Nanggroe Aceh Darussalam, MENARA62.COM - Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo), eksportir biji kopi Kabupaten Bener Meriah berharap Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro,...

Ditjen Kebudayaan Segera Luncurkan Buku Panduan Hidup Di Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM – Lebih dari satu tahun pandemi melanda tanah air menyebabkan hampir semua wilayah tidak terlepas dari penularan virus Covid-19. Tetapi masyarakat adat...