SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id menggelar Silaturahmi dan Halal Bihalal Purna Tugas pada Selasa (14/4) di Auditorium M. Djazman Kampus 1. Selain menjadi ajang mempererat hubungan dengan sekitar 300 pensiunan UMS dan yayasan, forum ini juga mengungkap kekuatan pengelolaan Dana Pensiun Syariah (Dapensya) https://dapen.ums.ac.id/ UMS yang kini mencapai Rp252 miliar.
Direktur DAPENSYA UMS, Dr. Muchamad Iksan, S.H., M.H.., https://www.ums.ac.id/profile/muchamad-iksan menegaskan bahwa dana tersebut dikelola secara profesional melalui berbagai instrumen investasi, termasuk sukuk (SBN), deposito, dan penyertaan langsung. Ia menyebut capaian ini mencerminkan komitmen UMS dalam menjamin kesejahteraan para purna tugas.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah silaturahim untuk menghalalkan segala salah dan khilaf di antara kita. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan universitas dan para mitra sehingga acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Selain itu, menurut kami tiap tahun manfaat pensiun akan mengalami kenaikan sekitar 5 persen,” ujar Iksan.
Ia menjelaskan, hingga saat ini Dapensya UMS telah melayani 1.119 peserta aktif dan 304 penerima manfaat pensiun. Menurutnya, skema pensiun ini dirancang berkelanjutan agar tetap memberikan manfaat optimal, meskipun kondisi ekonomi global mengalami fluktuasi.
“Dana yang kami kelola saat ini mencapai Rp252 miliar dan ditempatkan pada instrumen yang aman seperti sukuk negara, deposito, serta investasi langsung. Kami berharap hasil investasinya terus membaik agar manfaat yang diterima peserta juga meningkat,” jelasnya.
Kegiatan halal bihalal ini juga mendapat dukungan dari berbagai mitra, termasuk perbankan dan unit usaha UMS. Panitia menyiapkan 21 doorprize dan voucher belanja, serta dua unit sepeda dari pimpinan universitas sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta.
Sementara itu, Wakil Rektor II UMS bidang Keuangan, Investasi, dan Aset, Prof. Dr. Muhammad Da’i, S.Si., M.Si., Apt., https://www.ums.ac.id/profile/muhammad-dai menekankan pentingnya peran purna tugas dalam mendukung keberlanjutan kampus di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat. Ia menyebut UMS saat ini menghadapi tantangan yang berat, akibat meningkatnya kuota perguruan tinggi negeri.
“Kami mohon doa restu dan dukungan dari bapak dan ibu semua agar UMS terus tumbuh dan berkembang. Peran purna tugas tetap penting dalam mengenalkan UMS kepada masyarakat,” tuturnya.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS Drs. H. Marpuji Ali, M.Si., https://www.ums.ac.id/profile/marpuji-ali menambahkan bahwa capaian dan keberlanjutan UMS tidak lepas dari kontribusi para dosen dan tenaga kependidikan, termasuk yang telah purna tugas. Ia menekankan pentingnya rasa syukur dan kebersamaan dalam menjaga keberlangsungan institusi.
Menurutnya, keberadaan Dapensya menjadi salah satu bentuk nyata perhatian UMS terhadap masa depan sivitas akademika. Dari modal awal sekitar Rp30 miliar, kini dana tersebut telah berkembang signifikan hingga ratusan miliar rupiah.
Acara ini ditutup dengan ikrar halal bihalal, pembagian doorprize, dan ramah tamah. Momentum ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menegaskan komitmen UMS dalam menjaga kesejahteraan purna tugas melalui pengelolaan dana pensiun yang berkelanjutan dan adaptif. (*)


