32.9 C
Jakarta

IDAI Gelar Pekan ASI Sedunia 2019

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM — DR Dr Aman B Pulungan SpA(K) FAAP FRCPI (Hon), Ketua IDAI mengatakan, pemberian ASI merupakan kunci penting mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pemberian ASI dapat meningkatkan gizi, mencegah kematian anak, dan menurunkan penyakit tidak menular, mendukung perkembangan kognitif  serta pendidikan anak.

“Manfaat ASI lainnya amat banyak bagi kesehatan ibu dan bayi,” ujar Aman ketika membuka seminar dalam rangka Pekan ASI Sedunia 2019. Tema kali ini mengenai “Dukung Ayah-Ibu, Kunci Keberhasilan Menyusui.” Acara diselenggarakan di Gedung IDAI, Jakarta, pada Kamis (1/8/2019).

Menurut Aman, angka ASI ekslusif di Indonesia sendiri berkisar 37,3 % tahun 2018, dengan angka kematian bayi yang cukup tinggi sekitar 24 per 1000 kelahiran. Menurutnya, menyusui dapat menurunkan angka  kematian hingga 22% dengan cara melakukan Inisiasi Menyusu Dini.  Menyusui jika dilakukan dengan baik, maka dapat menekan angka stunting yang masih cukup tinggi di Indonesia.

Aman mengingatkan tentang pentingnya ASI bagi kehidupan. Menurutnya, sejak tahun 1992, setiap tanggal 1-7 Agustus ditetapkan sebagia Pekan ASI Sedunia (World Breasfeeding Week). Pada tahun 2019 ini, World Alliance for Breasfeeding Action (WABA) mengangkat tema “Empower Parents, Enable Breastfeeding” atau “Dukung Ayah-Ibu, Kunci Keberhasilan Menyusui.”

Pada momen Pekan ASI Sedunia ini, IDAI  mengingatkan kembali kesadaran masyarakat untuk mendukung proses menyusui ini. “Kita harus bekerjasama dan berkolaborasi dengan banyak pihak, baik pemerintah, stakeholder, masyarakat, bidan, para konselor ASI, dan lain-lain. Tanpa partnership ini kita tidak bisa mencapai tujuan,“ kata Aman.

Seminar yang diselenggarakan IDAI ini, lanjut Aman,  ditayangkan secara live dan diikuti oleh beberapa cabang IDAI se-Indonesia. Ada hampir di 400 titik di seluruh Indonesia. Diharapkan, setelah pekan ASI ini yang paling penting  kita saling bergandeng tangan untuk ibu hamil dan bayi yang lahir. Mudah-mudahan angka menyusui yang semula rendah dapat meningkat sehingga bisa menurunkan angka bayi meninggal, stunting, dan lainnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!