25.6 C
Jakarta

Indramayu Dinobatkan sebagai Kabupaten Peduli HAM

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

INDRAMAYU, MENARA62.COM –  Bertepatan dengan peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-71, Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini dinobatkan sebagai Pemerintah Kabupaten Peduli HAM. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfudz MD dan diterima oleh Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat di Gedung Merdeka, Bandung, Selasa (10/12/2019).

“Alhamdulillah, Kemenkumham menilai Kabupaten Indramayu telah memenuhi kriteria sebagai Kabupaten peduli HAM,” ujar Taufik.

Dia menjelaskan, ada tujuh kriteria dalam implementasi hak asasi manusia yang sudah dilakukan Pemkab Indramayu yakni diantaranya memenuhi hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas perkerjaan.

“Kemudian, hak atas perumahan dan hak atas lingkungan” jelasnya.

Taufik menambahkan, Pemkab Indramayu akan terus komitmen dengan menjalankan program yang mengedepankan hak masyarakat dan menjadi kebutuhan masyarakat khususnya di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu Kepala Bagian Hukum Setda Indramayu. Ali Fikri menjelaskan, untuk hak atas kesehatan; salah satunya jumlah sebaran dokter umum dan spesialis dengan jumlah penduduk Indramayu seimbang.

Kemudian hak atas pendidikan, saat ini di Kabupaten Indramayu jumlah sebaran guru PNS dan Non PNS dengan jumlah sekolah dan siswa seimbang/layak.

Ali menambahkan,  hak atas perempuan dan anak; saat ini data kekerasan perempuan dan anak setiap tahun mengalami penurunan, dan jumlah pekerja dibawah umur masih tergolong batas kewajaran

Sementara hak atas kependudukan; saat ini jumlah masyarakat yg sudah memiliki data kependudukan seperti : KK, E-KTP, Akte Kelahiran sudah merata.

Hak atas pekerjaan, saat ini sebaran data pengangguran yang belum bekerja masih dalam batas normal.

“Hak perumahan yang layak, saat ini rata-rata setiap rumah masyarakat Indramayu dihuni oleh 1 KK dan/atau maxsimal 3 KK,” tegas Ali.

Sementara yang terakhir, untuk hak atas lingkungan yang berkelanjutan; saat ini sudah terciptanya taman bermain yang layak untuk anak-anak, dan sebaran tempat pembuangan sampah di wilayah Indramayu tersedia dengan cukup baik.

Sementara itu Menko Politik Hukum dan Keamanan, Mahfudz MD mengatakan,  seluruh kepala daerah di Indonesia untuk selalu mengedepankan kepentingan HAM di wilayah masing-masing.

“Selamat bagi kepala daerah yang diberikan penghargaan, dan terus komitmen menjaga dan mengedepankan HAM di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (Jiaul Haq)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...