24.9 C
Jakarta

Jalan Lintas Tapaktuan Aceh Terancam Putus Total

Baca Juga:

Kemendikbud-Ristek Terima 75 ribu Tanda-tangan Petisi untuk Kawal Dana BOS

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setelah 10 bulan menggalang dukungan lewat petisi daring untuk mengawal penggunaan dana bantuan operasional selama pandemi, Save The Children Indonesia akhirnya...

Tahun 2021, Momentum GMF Pertahankan Likuiditas dan Pembenahan Kinerja Keuangan 

JAKARTA, MENARA62.COM – Selama pandemi COVID-19 melanda dunia, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMF”, “kode emiten: GMFI”) telah memetakan fokus penguatan di...

Aleg Anis Byarwati Ajak BI Jaga Iklim Perkembangan Ekonomi Syariah

JAKARTA, MENARA62.COM - Komisi XI DPR RI menggelar rapat dengan Gubernur Bank Indonesia pada Senin (26/07/2021). Rapat ini membahas topik Perkembangan Ekonomi Terkini dan...

Tim Pelajar Indonesia Boyong 6 Medali pada Ajang IMO 2021

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil merebut enam medali pada ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2021. Prestasi keenam pelajar ini merupakan prestasi...

ACEH, MENARA62.COM– Jalan lintasan nasional Tapaktuan (Kabupaten Aceh Selatan) – Medan (Sumatera Utara) tepatnya di Rantau Sialang, Kecamatan Kluet Selatan, terancam putus total akibat dihantam abrasi laut.

Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, seperti dilansir Antara menyatakan, akibat dihantam abrasi pantai cukup parah sejak beberapa bulan terakhir telah mengakibatkan badan jalan lintasan nasional di Rantau Sialang, Aceh Selatan, tersebut terus digerus abrasi laut.

“Kondisi sekarang ini air laut sudah berada persis di pinggir badan jalan. Bahkan disaat musim badai dan musim pasang purnama, air laut sampai merendam badan jalan,” katanya Jumat (19/5/2017).

Karena itu, ia berharap kepada instansi terkait yang mengurusi pemeliharaan badan jalan lintasan nasional di Provinsi Aceh segera melakukan langkah penanganan yang serius.

Sebab, jika persoalan abrasi pantai yang terus menghantam badan jalan lintasan nasional di Rantau Sialang tersebut tidak segera ditangani, maka pihaknya memprediksi dalam beberapa bulan ke depan badan jalan tersebut bakal terancam putus total.

“Kami mengharapkan kepada instansi terkait agar segera menangani persoalan abrasi pantai ini sesegera mungkin. Sebab jika sampai hantaman abrasi semakin parah hingga menghancurkan badan jalan, maka secara otomatis akan mengakibatkan jalur transportasi dari Tapaktuan – Medan maupun sebaliknya terputus,” ungkapnya.

Jika sampai jalur transportasi jalan lintasan nasional antar provinsi itu putus, kata Mayfendri, maka dampak yang bakal dirasakan masyarakat di pantai batat selatan Provinsi Aceh sangat fatal.

“Jika kondisi seperti itu yang terjadi maka secara otomatis pasokan kebutuhan pokok dari Sumatera Utara ke pantai barat selatan Aceh akan terhambat, sehingga kami menilai persoalan ini merupakan persoalan serius yang harus mendapat perhatian segera dari pihak terkait,” ujar dia.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 12 Balai Besar Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR perwakilan Provinsi Aceh, Boy ketika dikonfirmasi mengatakan terkait persoalan ancaman putusnya badan jalan di Rantau Sialang akibat semakin parah dihantam abrasi pantai tersebut telah dilaporkan ke pihak Kementerian PUPR.

“Persoalan itu sudah saya laporkan kepada pihak atasan. Kemungkinan besar untuk mengatasi persoalan abrasi pantai tersebut akan dibangun tanggul break water di sepanjang pantai sepanjang 150 meter lebih,” kata dia.

Menurutnya, program pembangunan tanggul break water tersebut akan direalisasikan oleh dinas terkait yakni Dinas Sumber Daya Air Provinsi Aceh.

“Proyek tersebut kemungkinan besar akan direalisasikan dalam tahun 2017 ini atau paling lambat pada tahun 2018 mendatang,” tutupnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Kemendikbud-Ristek Terima 75 ribu Tanda-tangan Petisi untuk Kawal Dana BOS

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setelah 10 bulan menggalang dukungan lewat petisi daring untuk mengawal penggunaan dana bantuan operasional selama pandemi, Save The Children Indonesia akhirnya...

Tahun 2021, Momentum GMF Pertahankan Likuiditas dan Pembenahan Kinerja Keuangan 

JAKARTA, MENARA62.COM – Selama pandemi COVID-19 melanda dunia, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMF”, “kode emiten: GMFI”) telah memetakan fokus penguatan di...

Aleg Anis Byarwati Ajak BI Jaga Iklim Perkembangan Ekonomi Syariah

JAKARTA, MENARA62.COM - Komisi XI DPR RI menggelar rapat dengan Gubernur Bank Indonesia pada Senin (26/07/2021). Rapat ini membahas topik Perkembangan Ekonomi Terkini dan...

Tim Pelajar Indonesia Boyong 6 Medali pada Ajang IMO 2021

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil merebut enam medali pada ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2021. Prestasi keenam pelajar ini merupakan prestasi...

Dekranasda Sleman Gelar Vaksin Untuk 1000 Pelaku UMKM

SLEMAN, MENARA62.COM - Upaya mengatasi pandemi Covid-19, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Vaksin Massal bagi pelaku UMKM, Rabu (28/7/2021). Kegiatan...