BOYOLALI, MENARA62.COM – Upacara peringatan Hari Kartini di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono, Senin (20/4/2026), berlangsung khidmat dengan nuansa berbeda. Mengangkat tema “Jejak Spiritual Kartini”, kegiatan ini tidak hanya mengenang jasa pahlawan nasional, tetapi juga menanamkan nilai keimanan dan karakter kepada siswa.
Bertempat di halaman sekolah, seluruh siswa, guru, dan karyawan mengikuti upacara dengan penuh semangat. Petugas upacara dari kelas 5B tampil percaya diri dan tertib di bawah bimbingan wali kelas Maya Dwikartika, sehingga mendapat apresiasi dari peserta.
Kepala Sekolah Pujiono yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan amanat inspiratif tentang sisi spiritual R.A. Kartini. Ia menekankan bahwa Kartini bukan hanya pelopor emansipasi perempuan, tetapi juga sosok yang haus akan ilmu agama.
“Kartini belajar agama kepada KH Saleh Darat. Dari sana, beliau mulai memahami makna Al-Qur’an, termasuk tafsir Surat Al-Fatihah,” ujar Pujiono.
Ia menjelaskan, pertemuan Kartini dengan ulama besar tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan intelektual dan spiritualnya. Kartini menyadari pentingnya memahami isi Al-Qur’an, hingga mendorong penerjemahan ke dalam bahasa Jawa yang kemudian melahirkan karya seperti Fadlur Rohman.
Lebih lanjut, Pujiono mengajak siswa meneladani semangat Kartini dalam menuntut ilmu, berakhlak mulia, dan mendekatkan diri kepada Allah. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.
Upacara Hari Kartini tahun ini menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi seluruh warga sekolah. Melalui penguatan nilai religius dan keteladanan tokoh, SD Muh PK Banyudono berkomitmen mencetak generasi beriman, berilmu, dan berkarakter. (*)
