KARANGANYAR, MENARA62.COM – PRM Cekel Karangturi menggelar Kajian Ahad Pagi dengan penuh antusias dan suasana hangat pada Ahad pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.45 hingga 07.00 WIB ini menghadirkan Direktur Sekolah Vokasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Ir. Suranto ST MM MSi sebagai narasumber utama.
Dalam penyampaiannya, Prof. Suranto membawakan materi secara interaktif, komunikatif, dan diselingi humor segar sehingga jamaah merasa nyaman dan mudah memahami isi kajian. Menariknya, suasana kajian semakin hidup dengan adanya ilustrasi edukatif melalui atraksi sulap sederhana yang sarat pesan moral dan pembelajaran kehidupan.
Sebelum kajian utama dimulai, kegiatan diawali dengan sesi tahsin yang dipimpin Ustaz Budiyanto SS MPd. Setelah itu, jamaah diajak mendalami pembahasan Al-Qur’an Surat Shod ayat 29 yang menekankan pentingnya membaca, memahami, dan mentadabburi Al-Qur’an agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui penjelasan yang ringan namun mendalam, jamaah diingatkan agar tidak hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan rutin, tetapi juga sebagai pedoman hidup dalam bersikap, bertindak, dan bermasyarakat.
“Materi yang disampaikan memberikan motivasi kepada jamaah agar senantiasa berusaha semaksimal mungkin mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan nyata,” ujar Budiyanto.
Kajian Ahad Pagi ini bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman, mempererat ukhuwah antarjamaah, sekaligus menumbuhkan semangat menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyediakan 150 paket tahu dan tempe bagi jamaah yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.
Para jamaah mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan rutin tersebut, mulai dari bertambahnya wawasan agama, meningkatnya motivasi beribadah, hingga tumbuhnya kesadaran menjadi teladan di lingkungan sekitar.
Melalui kajian rutin ini, PRM Cekel Karangturi berharap jamaah dapat menjadi pelopor dalam kebaikan, memiliki akhlak mulia, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui sikap, perkataan, dan perbuatan sehari-hari. (*)


