28.1 C
Jakarta

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

Must read

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

Kasusnya Makin Marak, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Ikut Cegah Perkawinan Anak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan kasus perkawinan anak khususnya di tengah pandemi ini kian mengkhawatirkan. Belum...

JAKARTA, MENARA62.COM – Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang akibat longsor yang terjadi di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (16/1). Dengan demikian, jumlah korban meninggal dunia hingga Ahad (17/1/2021) tercatat 29 orang. Sebanyak 11 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

BNPB juga mencatat korban luka antara lain luka ringan sebanyak 22 orang dan luka berat tiga orang.

Dalam siaran persnya, BNPB menginformasikan upaya pencarian korban terkendala dengan cuaca hujan dan perlu diwaspadai longsor susulan, karena seperti yang diinformasikan Badan Geologi, masih ada retakan di beberapa titik lokasi longsor, sehinggga tim gabungan perlu menjaga keselamatan saat melakukan evakuasi.

Sampai saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang bersama instansi terkait masih melakukan pencarian terhadap 11 orang yang belum ditemukan

Tim gabungan menggunakan 4 (empat) alat berat dalam proses evakuasi korban selama beberapa hari kedepan.

Data sementara sebanyak 1.020 jiwa mengungsi terbagi di pos pengungsian Lapangan Taman Burung dan rumah kerabat yang aman dari potensi longsor.

Bupati Sumedang telah menetapkan Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor selama 21 hari yang berlaku mulai tanggal 9 sampai 29 Januari 2021.

Pusat Pengendali Operasi BPBD Kabupaten Sumedang terus melaksanakan pengamatan dan pemantauan secara visual melalui perangkat radio komunikasi, internet serta handpohone. Disamping itu, BMKG juga telah melakukan pemasangan Early Warning System (EWS) longsor.

Perlu diketahui longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini telah terjadi pada Sabtu (9/1), longsor terjadi dua kali, pertama pukul 16.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB.

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

Kasusnya Makin Marak, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Ikut Cegah Perkawinan Anak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan kasus perkawinan anak khususnya di tengah pandemi ini kian mengkhawatirkan. Belum...

Terra Drone Indonesia Resmi Menjadi Reseller Teknologi Drone eVTOL Quantum System

JAKARTA, MENARA62.COM -- Terra Drone Indonesia dan Quantindo meresmikan kerjasama reseller untuk memperluas jaringan penggunaan dan penjualan wahana eVTOL Quantum System di Indonesia. Kerja sama...