25.6 C
Jakarta

LSBO PP Muhammadiyah Berkunjung ke PDM Surakarta

Must read

Dibekali Kompetensi Standar STCW 2010, Lulusan Sekolah BPSDMP Siap Bersaing dalam Dunia Kerja

SEMARANG, MENARA62.COM -- Sesuai dengan Standards of Training, Certification and Watchkeeping (STCW) Amandemen Manila Tahun 2010, lembaga pendidikan haruslah memiliki mutu yang baik dan...

Kemendikbud Latih Calon Caregiver untuk Lansia di Jepang

JAKARTA, MENARA62.COM - Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. SMK), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud terus berupaya meningkatkan kebekerjaan (employability) lulusan SMK. Salah satu upaya...

PP-MSI Dukung Sikap Kemendikbud untuk Pertahankan Pelajaran Sejarah

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia (PP-MSI) menyambut baik sikap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan tetap mempertahankan pelajaran sejarah pada kurikulum...

Menyikapi Ujian Sekolah dan Ujian dari Allah

Oleh Ashari, SIP* Hari-hari ini, anak-anak kita yang duduk di bangku SD, SMP/MTs dan SMA/SMK, sedang mengikuti PTS (Penilaian Tengah Semester) secara daring. Selama seminggu....

SURAKARTA, MENARA62.COM — Kamis (7/3/2019), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menerima kunjungan dari Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah di gedung dakwah balai Muhammadiyah Surakarta.

Kunjungan LSBO PP Muhammadiyah ke PDM Surakarta dipimpin oleh wakil ketua LSBO Jabrohim, didampingi Prof Ali Imron dan wakil sekretaris Heriyanto. Sementara dari jajaran PDM yang menerima kedatangan mereka antara lain, Sekretaris PDM Rohani MHum, Bendahara Syamsudin, wakil ketua Anwar Sholeh MHum, HM Drs Joko Riyanto SH MM MH, Teguh MPd, Drs HTridjono dan Ahmad Sukidi MPd.

Menurut sekretaris PDM Surakarta Rohani, Kedatangan LSBO Pimpinan Pusat Muhammadiyah di PDM Kota Surakarta, sangat berarti bagi PDM. Karena, kunjungan ini memberikan pencerahan dan motivasi kepada hadirin yang mengikuti kegiatan kunjungan LSBO di aula Balai Muhammadiyah tersebut.  Para pimpinan,  para pembantu pimpinan, organisasi otonom dan para kepala sekolah yang hadir, merasa tergugah untuk lebih mengembangkan peran Muhammadiyah terutama pada bidang budaya dan olah raga yang selama ini terasa kurang mendapatkan perhatian dari para pimpinan Muhammadiyah.

“Kunjungan ini juga, seolah mengingatkan bahwa PDM Kota Surakarta yang pada periode Muktamar Muhammadiyah 47 ini tidak memiliki LSBO untuk membentuk lembaga ini atau paling tidak pada periode muktamar ke 48 nanti,” ujar Rohani.

“Kunjungan ini juga sangat bermanfaat karena memotivasi warga persyarikatan  untuk siap mengisi kegiatan dalam rangka menyongsong Muktamar ke 48 yang akan di Surakarta tahun depan,” ujarnya lagi.

Tema atau agenda kunungan LSBO adalah Gerakan Apresiasi Seni dan Olah Raga.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dibekali Kompetensi Standar STCW 2010, Lulusan Sekolah BPSDMP Siap Bersaing dalam Dunia Kerja

SEMARANG, MENARA62.COM -- Sesuai dengan Standards of Training, Certification and Watchkeeping (STCW) Amandemen Manila Tahun 2010, lembaga pendidikan haruslah memiliki mutu yang baik dan...

Kemendikbud Latih Calon Caregiver untuk Lansia di Jepang

JAKARTA, MENARA62.COM - Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. SMK), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud terus berupaya meningkatkan kebekerjaan (employability) lulusan SMK. Salah satu upaya...

PP-MSI Dukung Sikap Kemendikbud untuk Pertahankan Pelajaran Sejarah

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia (PP-MSI) menyambut baik sikap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan tetap mempertahankan pelajaran sejarah pada kurikulum...

Menyikapi Ujian Sekolah dan Ujian dari Allah

Oleh Ashari, SIP* Hari-hari ini, anak-anak kita yang duduk di bangku SD, SMP/MTs dan SMA/SMK, sedang mengikuti PTS (Penilaian Tengah Semester) secara daring. Selama seminggu....

Fenomena Bunuh Diri, Mengapa Menjadi Solusi?

Oleh: Ashari, SIP* PERNAH kita dikejutkan dengan pemandangan yang membuat bulu kuduk berdiri. Satu keluarga di Cirebon dan Pekalongan melakukan aksi bunuh diri dengan cara...