25 C
Jakarta

Menghidupkan Sunah Nabi di Bulan Dzulhijjah

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Puasa yang disunahkan adalah puasa sunah secara umum pada 9 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Berdasarkan keumuman dalil tentang keutamaan amal shalih pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Hal itu disampaikan sekretaris MUI Kota Surakarta Drs H Teguh MPd dalam mengisi Pengajian Pimpinan/Anggota di Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Surakarta Jl Teuku Umar No 5 Keprabon.

Acara dihadiri puluhan jamaah berasal dari unsur Ketua Majelis/Lembaga PDM mengajak seluruh anggota pimpinan lainnya. Ketua PCM/PRM mengajak anggota pimpinan lainnya. Kepala sekolah mengajak semua wakil kepala sekolah, KTU, dan guru, Jumat Malam (24/6/2022).

“Adapun tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah diharamkan berpuasa,” tutur Teguh.

Sambungnya, dan juga terdapat dalil khusus disyariatkannya berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. “9 Dzulhijjah hari Arafah bagi selain jamaah haji. Nabi Muhammad Saw., menjelaskan keutamaanya,” tandasnya.

Pelaksanaan pengajian diakhiri dengan tanya jawab dan peneguhan jati diri sebagai warga Muhammadiyah. Ada usulan dari peserta pengajian, merekomendasikan bahwa Majelis Pustaka dan Informasi menulis sejarah lokal Muhammadiyah. Dengan menuliskan sejarah lokal dimaksud, para pegiat sejarah tetap terasah ketrampilan menulisnya.

Kiprah persyarikatan ini dalam mencerdaskan kehidupan bangsa diakui sangat luar bisa. Namun belum semua jejaknya terbubukan secara baik dan merata, terutama Pimpinan Daerah Muhammadiyah dari masa ke masa hingga saat ini dipegang Drs KH Subari.

Jatmiko, Wakil Kepala Sekolah Penggerak bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, mengaku mendapat amanah dari kepala sekolah Hj Sri Sayekti MPd untuk mengikuti pengajian pimpinan bersama Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana Prasarana Jaka Prasetya MPd, Staf Al Islam Kemuhammadiyahan Sutrisno, dan guru penggerak Dwi Suparwanto, calon kepala sekolah SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari yang beralamat Jl Mangga VI Jajar, Laweyan, Surakarta.

“Saya akan senggangkan waktu demi peningkatan kualitas berita jejak digital. Untuk menulis yang penting ada 5W dan 1H. Ternyata SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang berdiri sejak 1935 menyimpan sejarah yang luar biasa yang telah ikut membesarkan dinamika persyarikatan Muhamamadiyah,” ujar Jatmiko. (*)

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!