25.6 C
Jakarta

Paparan Radioaktif di Batan Indah Bukan Bersumber dari Reaktor Nuklir

Must read

Tampilan Baru Vespa Primavera Sean Wotherspoon, Hadir di Indonesia.

JAKARTA  MENARA62.COM – Vespa Primavera Sean Wotherspoon resmi diluncurkan pertama untuk pasar otomotif Indonesia, Jumat (18/9/2020). Menurut Marco Nota Ia Diega, Presiden Direktur PT Piaggio...

Sekelumit Kisah dari 75 Tahun Kereta Api Indonesia.

JAKARTA, MENARA62.COM – Hari Kereta Api Indonesia (KAI) diperingati setiap tanggal 28 September. Di usianya 75 tahun kini terus meningkatkan pelayanannya. Transportasi umum yang...

We The Fest 2020 Hadir dengan Virtual Home Edition

BEKASI, MENARA62 – Festival musik We The Fest kembali hadir dengan format yang berbeda. Kali ini digelar secara virtual dengan mengusung tema,"A Virtual Festival...

Muhammadiyah Bangun Aula, Warga NU Ikut Kerja Bakti

Bukan hal aneh bin ajaib, jika keguyuban warga, bisa memecah "sekat" yang ada. Kisah bermula ketika Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menetapkan lembaga PAUD Aisyiyah...

TANGERANG SELATAN, MENARA62.COM – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memastikan bahwa paparan radioaktif yang ditemukan di Perumahan Batan Indah bukan berasal dari reaktor nuklir. Alasannya, area terpapar hanya di lokasi terbatas.

“Bila ada kebocoran dari reaktor, tak mungkin hanya berada di lokasi ini,” kata Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BATAN Heru Umbara, Sabtu (15/2/2020).

Di sela pengecekan lapangan, Heru memastikan bahwa paparan radioaktif juga tidak ditemukan pada air di perumahan tersebut. Tim investigasi hanya menemukan paparan di bawah tanah.

Diakui Heru, BATAN memang memiliki cerobong reaktor nuklir. Namun karena paparan radioaktif di Batan Indah ditemukan di bawah tanah, maka dipastikan itu bukan berasal dari cerobong reaktor nuklir.

“Biasanya kita punya cerobong ke atas ikut ke atmosfer ke mana-mana, artinya kontaminasi, kalau itu terjadi sekitarnya semuanya akan terkena. Jadi ini dan dari hasil yang sementara yang sudah kita peroleh memang adanya di bawah tanah,” ujarnya dikutip dari detik.com.

Oleh karena itu bila terjadi kebocoran reaktor nuklir maka daerah yang terkontaminasi adalah permukaan tanah. Heru menjelaskan radioaktif tak berasal dari reaktor nuklir.

“Jadi, kalau kita kan bocor di permukaan, artinya seluruh daerah sini kalau misalnya bocor gitu, daerah sini yang terkena. Tapi ini bukan (reaktor bocor), saya berani memastikan bahwa ini bukan dari aktifitas pengoperasian reaktor yang ada di Serpong,” tegasnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tampilan Baru Vespa Primavera Sean Wotherspoon, Hadir di Indonesia.

JAKARTA  MENARA62.COM – Vespa Primavera Sean Wotherspoon resmi diluncurkan pertama untuk pasar otomotif Indonesia, Jumat (18/9/2020). Menurut Marco Nota Ia Diega, Presiden Direktur PT Piaggio...

Sekelumit Kisah dari 75 Tahun Kereta Api Indonesia.

JAKARTA, MENARA62.COM – Hari Kereta Api Indonesia (KAI) diperingati setiap tanggal 28 September. Di usianya 75 tahun kini terus meningkatkan pelayanannya. Transportasi umum yang...

We The Fest 2020 Hadir dengan Virtual Home Edition

BEKASI, MENARA62 – Festival musik We The Fest kembali hadir dengan format yang berbeda. Kali ini digelar secara virtual dengan mengusung tema,"A Virtual Festival...

Muhammadiyah Bangun Aula, Warga NU Ikut Kerja Bakti

Bukan hal aneh bin ajaib, jika keguyuban warga, bisa memecah "sekat" yang ada. Kisah bermula ketika Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menetapkan lembaga PAUD Aisyiyah...

Meski Pandemi, Curug Barong Tetap Punya Daya Tarik Bagi Warga Jakarta

Keindahan Obyek wisata di Bogor, Jawa Barat, memang selalu memanjakan mata dan membuat orang selalu ingin mengunjunginya. Bogor, memang dikenal kaya akan curug, dan...