25.6 C
Jakarta

Patuhi Protokol Pemerintah, Seminar Hasil Penelitian & Pengabdian Dosen ITB-AD Dilaksanakan Online

Must read

Tiap Menit 4,7 Juta Video Diunggah ke YouTube, LSF Gencarkan Budaya Sensor Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM – Digitalisasi pada era industri 4.0 telah mentransformasikan bentuk media konvensional menjadi media baru. Kondisi ini turut mengubah cara masyarakat dalam mengonsumsi...

BSN Tetapkan 28 SNI Terkait Penanganan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Mewabahnya Covid-19 memberikan efek yang luar biasa terhadap kehidupan manusia di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Penularannya antar manusia sangat cepat...

Kemendikbud Akhirnya Terbitkan Kurikulum Darurat untuk Kondisi Khusus

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan...

JAKARTA, MENARA62.COM — Mematuhi protokol yang ditetapkan pemerintah, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) akan melaksanakan seminar hasil penelitian dan pengabdian masyaraka secara online atau daring. Hal tersebut dilakukan menyusul semakin ekspansifnya penyebaran Covid-19. Kegiatan seminar tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada awal April mendatang.

“Kita tentu harus waspada dan turut serta dalam mencegah penyebaran virus corona. Di sisi lain, para dosen juga dituntut untuk terus menjalankan Catur Dharma yang berlaku di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Oleh karenanya, kami akan menggelar seminar hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dosen secara online,” kata Pitri Yandri selaku Ketua LP3M ITB-AD saat dimintai keterangan pada Rabu, (25/3/2020).

LP3M mencatat, lebih dari 30 hasil penelitian dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang akan diseminarkan pada semester genap tahun akademik 2019/2020. Menurut Pitri Yandri, Kegiatan seminar umumnya dilakukan dengan mengundang para dosen peneliti dan dosen yang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Pelaksanaan seminar pasti mengakibatkan kerumunan. Oleh karena itu, upaya mitigasi dilakukan oleh LP3M dengan melaksanakan seminar secara online.

“Kami tetap mengundang para dosen dalam seminar hasil ini, bedanya, kalau biasanya kami undang untuk bisa menghadiri seminar hasil dengan tatap muka, kalau sekarang kami undang untuk menghadiri seminar hasil secara online,” jelas Pitri Yandri.

Lebih lanjut, Pitri Yandri menjelaskan perangkat atau aplikasi saat ini telah banyak tersedia. Misalnya aplikasi e-conference, atau bahkan Zoom yang dapat digunakan pada perangkat telepon cerdas. “Di saat wabah, kita harus berupaya semaksimal mungkin menerapkan protokol yang ditetapkan otoritas negara demi melindungi segenap civitas terutama dosen sebagai asset institusi, tetapi secara simultan juga melalukan tugas-tugas profesi”, pungkas Pitri Yandri. (*)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tiap Menit 4,7 Juta Video Diunggah ke YouTube, LSF Gencarkan Budaya Sensor Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM – Digitalisasi pada era industri 4.0 telah mentransformasikan bentuk media konvensional menjadi media baru. Kondisi ini turut mengubah cara masyarakat dalam mengonsumsi...

BSN Tetapkan 28 SNI Terkait Penanganan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Mewabahnya Covid-19 memberikan efek yang luar biasa terhadap kehidupan manusia di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Penularannya antar manusia sangat cepat...

Kemendikbud Akhirnya Terbitkan Kurikulum Darurat untuk Kondisi Khusus

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan...

Disdik Indramayu Perbolehkan Sekolah Gunakan Dana BOS Untuk Pembelian Kuota Internet Siswa

INDRAMAYU, MENARA62.COM– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu memperbolehkan setiap sekolah untuk mempergunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk membeli kuota internet bagi siswa di...