28.4 C
Jakarta

PCA Trucuk Gelar Pengajian Lahire Aisyiyah

Baca Juga:

KLATEN, MENARA62.COM – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Trucuk menggelar Pengajian “Lahire Aisyiyah” yang dikemas secara unik melalui pertunjukan Wayang Golek Pitutur, Jumat (16/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Bani Adam, Pundungsari, Trucuk, Klaten, ini diikuti sekitar 700 jamaah dari berbagai ranting ‘Aisyiyah serta masyarakat umum.

Pengajian menghadirkan Ki Ustadz Pujiono, Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Boyolali, yang sekaligus menjadi dalang Wayang Golek Pitutur bernuansa dakwah. Melalui media budaya tersebut, Ki Ustadz Pujiono menyampaikan pesan-pesan keislaman, nilai perjuangan ‘Aisyiyah, serta pentingnya pendidikan perempuan dan penguatan akhlak dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

Dalam tausiyahnya, Ki Ustadz Pujiono menegaskan bahwa lahirnya ‘Aisyiyah bukan sekadar peristiwa organisasi, melainkan momentum kebangkitan peran perempuan Muslim dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan sosial. Pesan dakwah disampaikan dengan bahasa yang ringan, komunikatif, dan sarat filosofi Jawa, sehingga mudah dipahami oleh jamaah lintas usia.

Ketua Panitia, Sumiyati, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme jamaah. Menurutnya, konsep pengajian dengan Wayang Golek Pitutur dipilih agar nilai-nilai Islam dan spirit perjuangan ‘Aisyiyah dapat tersampaikan secara lebih membumi dan dekat dengan budaya masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan pengajian yang tidak hanya menambah wawasan keilmuan, tetapi juga menyentuh hati dan menguatkan identitas budaya. Alhamdulillah, jamaah menyambutnya dengan sangat antusias,” ujar Sumiyati.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat perjuangan ‘Aisyiyah terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Trucuk, khususnya dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!