32.3 C
Jakarta

Keren! Mahasiswa UMS Sabet 2nd Best Presenter Lewat Penelitian CSR Djarum Foundation

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Isu pengelolaan hubungan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi fokus penelitian mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Salwa Talitha Zahra, yang mengantarkannya meraih predikat 2nd Best Presenter pada ajang JCC International Conference.

Penelitian tersebut mengangkat bagaimana strategi komunikasi dalam membangun hubungan antara organisasi dan publik, khususnya dalam program sosial yang berkelanjutan. Topik ini dinilai relevan di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan keberlanjutan dalam praktik CSR.

“Dalam riset ini, saya menyoroti praktik CSR Bakti Sosial Djarum Foundation melalui program Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kudus. Saya menelaah bagaimana hubungan antara lembaga dan mitra binaan dibangun serta dikelola secara strategis,” papar Salwa saat diwawancarai pada Jumat (17/4).

Melalui pendekatan Relationship Management Theory, penelitian ini mengkaji aspek kepercayaan, komitmen, hingga komunikasi dua arah yang menjadi kunci keberhasilan hubungan antara organisasi dan publiknya.

Paper yang ia presentasikan berjudul “CSR Communication Relationship Management of Djarum Foundation’s Social Service in the LKSA Program for Orphanages in Kudus”. Penelitian tersebut juga menjadi bagian dari tugas akhir atau skripsi yang tengah ia selesaikan.

Dalam proses penelitian, Salwa melibatkan 36 informan dari tujuh LKSA binaan. Banyaknya data yang diperoleh menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam tahap transkrip dan reduksi data agar tetap fokus dan terstruktur.

Selain itu, ia juga harus mampu menyederhanakan hasil penelitian yang kompleks menjadi materi presentasi yang ringkas, jelas, dan mudah dipahami oleh audiens internasional.

“Kunci keberhasilan dalam presentasi saya terletak pada rasa percaya diri serta penggunaan bahasa yang komunikatif sehingga mampu meningkatkan keterlibatan peserta dan moderator,” ungkapnya.

Persiapan yang dilakukan pun cukup matang, mulai dari pendalaman materi hingga latihan presentasi secara intensif, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk melatih kemampuan berbicara. Ia juga mendapatkan pendampingan dari dosen pembimbingnya, Riski Apriliani, S.I.Kom, M.A., yang dinilai sangat membantu selama proses penelitian.

Atas capaian tersebut, Salwa mengaku terharu dan tidak menyangka dapat meraih penghargaan di tengah kompetisi dengan peserta dari berbagai negara yang memiliki kualitas tinggi.

Prestasi ini semakin menguatkan daya saing mahasiswa UMS di tingkat internasional. Salwa pun mendorong mahasiswa lain untuk berani mencoba berbagai peluang.

“Jangan takut untuk mencoba, karena kesempatan tidak datang dua kali,” pesannya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!