25.6 C
Jakarta

Pesilat SMP Muhammadiyah PK Wakili Solo ke Jateng

Must read

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

Usianya baru 12 tahun dan tubuhnya terlihat mungil. Namun, siapa menyangka siswi SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta berhasil menjadi wakil Kota Solo untuk mengikuti pertandingan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Cabang Olahraga Pencak Silat, Jateng 2020.

Ya, Angelica Putri Ramadhani (12) berhasil menyabet juara pertama Popda Cabor pencak silat tingkat Solo Raya kelas c putri dalam pertarungan semifinal dan final para pesilat pelajar dari tujuh kabupaten/kota se-Solo Raya yang digelar di lapangan tenis indoor Manahan, Selasa (25/2/2020).

Humas SMP Muhamadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarat, Aryanto mengemukakan, siswi yang duduk di bangku kelas 7 itu dengan gigih berhasil mematahkan perjuangan lawannya hingga mampu meraih juara pertama. Gadis yang akrab disapa Putri ini bercerita pertarungan berat ketika melawan pesilat dari Klaten. Saat mengetahui lawan ketika di final adalah pesilat dari Klaten, ia pun sempat takut. Namun, ketakutan sirna ketika ia mendapat motivasi dari orang tua dan guru.

“Kesulitan saat pertandingan adalah ketika melawan pesilat Klaten. Namun, nasihat orang tua dan guru yang memintanya untuk mencoba terlebih dahulu membuatnya semangat kembali. Apabila kalah, untuk pengalaman, jika menang alhamdulillah,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan, Putri secara teknik bermain, kelincahan, dan keberanian sudah matang maka dalam pertandingan bisa meraih kemenangan.

Berlatih intensif

Putri pun berlatih intensif untuk meningkatkan kemampuan pertarungan pencak silat. Dengan didampingi pelatih di Pimda (Pimpinan Daerah) Tapak Suci 05 Sumber, Putri berlatih setiap sore hari. Putri juga tergabung dalam siswa ekstrakurikuler Tapak Suci Putera Muhammadiyah di sekolah. Di sekolah, dirinya pun latihan secara intensif ketika hari Jumat pukul 14.00 s.d. 15.30 WIB.

“Walaupun sudah menang, saya perlu mengasah kemampuan agar semakin bagus bertanding dan menang sehingga bisa membanggakan orang tua,” ungkap putri dari Tri Rahayu yang kini tinggal di Jalan Samratulangi 1 Kerten.

Perjalanan meraih juara tersebut berawal ketika Putri menang dalam seleksi peserta ekskul Tapak Suci di sekolah. Untuk keperluan lomba maka anak-anak hasil seleksi dilatih secara intensif oleh pelatih di sekolah. Kemudian, Putri mampu berbicara banyak dan meraih kemenangan dalam laga POPDA SMP/SMA Kejurkot Pelajar Kota Surakarta cabang olahraga pencak silat pada Januari lalu.

Kini, Putri bersama empat pesilat SMP Solo lolos ke Popda Jateng. Keempat pesilat merupakan siswa kelas khusus olahraga (KKO) SMP N 1 Surakarta, sedangkan putri merupakan siswa dari SMP Muhammadiyah Program Khusus Surakarta.

Remaja 13 tahun ini tidak memiliki cita-cita khusus menjadi atlet, tetapi ia ingin mengasah kemampuan pencak silat agar bisa meraih segudang prestasi untuk membanggakan orang tua. Putri yang dulu pernah menjadi wakil Solo di tingkat Provinsi ketika Popda Cabor Pencak Silat tingkat SD tahun 2019, memiliki keinginan dan harapan yang sama yakni agar bisa mencapai performa puncak saat tanding di level provinsi.

“Saya akan berlatih mematangkan teknik dan strategi bertarung terutama menaga kondisi fisik dan mental,” tandasnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

Ingrid Kansil Kembali Pimpin IPEMI

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) menggelar Muktamar II  dengan tema “Menggerakkan Ekonomi Keumatan yang Menginspirasi Negeri”, bertempat di Gedung Soho, Pancoran,...