SOLO, MENARA62.COM — Menjalani kehamilan bukan hanya tentang menunggu kelahiran buah hati. Pengetahuan, kesiapan fisik dan psikologis, serta kemampuan mengenali tanda bahaya menjadi bekal penting bagi ibu agar dapat menghadapi kehamilan dan persalinan dengan lebih percaya diri.
Hal tersebut menjadi fokus edukasi dalam Kelas Ibu Hamil RW 25, Kelurahan Mojosongo, Kota Surakarta, yang menghadirkan dosen Poltekkes Kemenkes Surakarta sekaligus perwakilan Ranting 5 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Surakarta, Syarifah, SST., MKM., sebagai narasumber.
Kegiatan yang berlangsung melalui Puskesmas Sibela tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi kesehatan ibu dan anak melalui edukasi serta pemberdayaan masyarakat.
Syarifah hadir bersama Juweni, SST., dan Jumiyati untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada para peserta. Kegiatan Kelas Ibu Hamil merupakan agenda rutin yang diselenggarakan di berbagai Puskesmas di Kota Surakarta untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga mengenai kesehatan selama kehamilan.
Materi yang diberikan tidak hanya membahas kegawatdaruratan, tetapi juga mencakup cara menjaga kesehatan selama kehamilan, mengenali tanda bahaya, mempersiapkan persalinan yang aman, serta meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis menghadapi persalinan.
“Proses kehamilan setiap individu itu unik dan memberikan pengalaman luar biasa. Kelas ibu hamil bukan hanya sebagai sarana pemberian informasi, tetapi juga menjadi ruang interaksi bagi ibu untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperoleh pemahaman yang benar mengenai kehamilan serta persiapan menjadi orang tua,” ujar Syarifah.
Ibu Hamil Diajak Aktif Berdiskusi
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi dan sesi tanya jawab.
Melalui ruang dialog tersebut, ibu hamil dapat menyampaikan pengalaman maupun berbagai persoalan yang dihadapi selama kehamilan. Pendekatan ini diharapkan membantu peserta memperoleh informasi yang tepat sekaligus meningkatkan kemampuan mengambil keputusan terkait kesehatan diri dan bayinya.
Kelas Ibu Hamil menjadi salah satu bentuk pelayanan promotif dan preventif yang dilakukan secara rutin di Puskesmas Kota Surakarta.
Selain Kelas Ibu Hamil, edukasi serupa juga dilakukan melalui Kelas Ibu dan Anak yang diarahkan untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Kedua kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi ibu dan keluarga agar tidak hanya memahami aspek kesehatan kehamilan, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi fase setelah kelahiran dan pengasuhan anak.
Perkuat Kolaborasi Akademisi dan Tenaga Kesehatan
Keterlibatan akademisi dan organisasi profesi kesehatan dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari sinergi untuk memperkuat pelayanan kesehatan berbasis edukasi dan pemberdayaan.
Kolaborasi Poltekkes Kemenkes Surakarta dengan IBI Cabang Kota Surakarta melalui Ranting 5 diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan masyarakat, khususnya terkait kesehatan ibu dan anak.
Melalui pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu dan Anak secara rutin di berbagai Puskesmas Kota Surakarta, masyarakat diharapkan semakin memiliki akses terhadap informasi kesehatan yang tepat.
Pada akhirnya, edukasi tersebut diharapkan membantu lebih banyak ibu dan keluarga menjalani kehamilan, menghadapi persalinan, serta memasuki masa pengasuhan anak dengan pengetahuan, kesiapan, dan kepercayaan diri yang lebih baik. (*)

