25 C
Jakarta

Seminar Parenting Puspaga Kaltim : Peran Pengasuhan Anak Bagi Tumbuh Kembang Anak

Baca Juga:

SK PENDIRIAN ITBM BALI Keluar, MUHAMMADIYAH BALI Memiliki KAMPUS.

DENPASAR-MENARA62.COM. Alhamdulillah proses penyerahan SK Izin Pendirian ITBM Bali No. 499/E/O/2021 berjalan dengan lancar dan sukses. Rombongan tim pendiri ITBM Bali diterima dengan baik...

Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Keseriusan Pemerintah Tangani Keamanan Siber Institusi Negara

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Najmi Mumtaza Rabbany (Sekwil PPP DKI Jakarta) mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian serius...

Penyelanggaraan FMTI akan Difokuskan pada Destinasi Super Prioritas

SAMOSIR, MENARA62.COM - Penyelenggaraan Festival Musik Tradisional Indonesia (FMTI) yang digelar Kemendikbudristek akan difokuskan pada Destinasi Super Prioritas, salah satunya adalah Danau Toba di...

Keren! Asah Kreativitas, Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Berlatih Menggambar Anime

  SOLO, MENARA62.COM- Kreativitas merupakan aspek penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan di sekolah dasar. Upaya mengasah kreativitas tersebut bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang...
Bonni Febrianhttp://menara62.com
Belajar istiqomah dan lebih bermanfaat

 

SAMARINDA, MENARA62.COM -Keluarga menjadi lingkungan sosial pertama yang memperkenalkan cinta kasih, moral keagamaan, sosial budaya dan sebagainya. Keluarga juga menjadi pertahanan utama yang dapat menangkal berbagai pengaruh negatif dari dinamika sosial yang ada. Pengaruh negatif yang diakibatkan oleh adanya interaksi antara dinamika eksternal dan internal dalam komunitas yang bersentuhan dengan sistem sosial lainnya diharapkan dapat ditangkal oleh sebuah keluarga yang memiliki ketahanan keluarga yang tangguh.

Hal diatas dikemukakan Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur Hj.Noryani Sorayalita, SE, MMT saat membuka secara resmi seminar parenting dengan tema peran pengasuhan bagi tumbuh kembang anak kemarin (23/6).

Pengasuhan memegang peran yang sangat penting dalam sebuah keluarga dan akan menentukan baik buruknya karakter seorang anak kelak. Beberapa Strategi maupun kebijakan telah disiapkan oleh Kementrian PP dan PA Republik Indonesia salah satunya adalah melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA)

Hj. Noryani Sorayalita, SE. MMT kepala Dinas Kependudukan PP & PA Prov. Kaltim

 

Kegagalan keluarga dalam melaksanakan tanggung jawab pengasuhan disertai lemahnya program pemerintah dalam membantu atau memberdayakan keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak, dikhawatirkan akan menyebabkan anak berada dalam kondisi rentan dan beresiko mengalami kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan perlakuan salah lainnya.

Sementara itu dalam seminar yang dipandu moderator Machnun Uzni dari Sahabat Misykat Indonesia menghadirkan dua narasumber dari Yayasan Rifka Annisa Jogjakarta.

Tema yang menarik secara bersambung disampaikan Saeroni melalui media online tentang peran ayah dalam pengasuhan dan Nurmawati yang hadir secara langsung ke Samarinda memaparkan terkait pendidikan keseteraan gender bagi keluarga.

Empat hal mendasar mengapa seorang ayah perlu terlibat dalam pengasuhan dikemukakan Saeroni sebagai berikut; pertama, Anak adalah anugerah sekaligus amanah Tuhan pada orang tuanya, baik laki-laki mapun perempuan. Kedua, anak adalah anak dari seorang dan seorang ibu, keduanya memiliki tanggungjawab yang sama dalam mengasuh Anak. Ketiga, transformasi peran-peran sosial gender, keterlibatan kedua orang tua, baik laki-laki maupun perempuan, dalam pengasuhan anak tidak bisa terhindarkan dan keempat, keterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan adalah hak anak yang harus dipenuhi oleh orang tuanya.

Sementara itu Nurmawati mengungkapkan, “Melalui pendidikan keluarga anak mulai mengenal berbagai macam gejala, baik yang didengar, dilihat, maupun yang dirasakan. Melalui pendidikan keluarga pula watak, akhlak, budi pekerti, kemampuan kognitif, sikap, dan berbagai aspek lain mulai terbentuk. Hal Oleh karena itu pendidikan keluarga merupakan landasan bagi pendidikan anak selanjutnya, baik pendidikan formal maupun pendidikan non formal. Selain itu pendidikan keluarga ikut berpengaruh pada pembentukan watak dan karakteristik anak.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

SK PENDIRIAN ITBM BALI Keluar, MUHAMMADIYAH BALI Memiliki KAMPUS.

DENPASAR-MENARA62.COM. Alhamdulillah proses penyerahan SK Izin Pendirian ITBM Bali No. 499/E/O/2021 berjalan dengan lancar dan sukses. Rombongan tim pendiri ITBM Bali diterima dengan baik...

Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Keseriusan Pemerintah Tangani Keamanan Siber Institusi Negara

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Najmi Mumtaza Rabbany (Sekwil PPP DKI Jakarta) mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian serius...

Penyelanggaraan FMTI akan Difokuskan pada Destinasi Super Prioritas

SAMOSIR, MENARA62.COM - Penyelenggaraan Festival Musik Tradisional Indonesia (FMTI) yang digelar Kemendikbudristek akan difokuskan pada Destinasi Super Prioritas, salah satunya adalah Danau Toba di...

Keren! Asah Kreativitas, Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Berlatih Menggambar Anime

  SOLO, MENARA62.COM- Kreativitas merupakan aspek penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan di sekolah dasar. Upaya mengasah kreativitas tersebut bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang...

Pemberian dan Perubahan Nama Itu Adalah Untuk Kemaslahatan

JAKARTA, MENARA62.COM- Pemberian nama terhadap seseorang baik oleh orang tuanya atau oleh orang lain dengan nama yang baik itu diharapkan ada maslahatnya. Atau tepatnya...