31.9 C
Jakarta

Siapa yang Intoleran dan Anti Kebhinekaan ?

Baca Juga:

FEB UMP Gelar Workshop Kurikulum untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP) telah sukses dalam menyelenggarakan kegiatan Workshop Kurikulum untuk program studi Akuntansi S1...

Kelurahan Triharjo Sleman Miliki Radio Komunitas Rahardjo 107.7 FM

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Triharjo Sleman terhadap pembangunan, pemerintah kelurahan mendirikan Radio Komunitas 107.7 FM. Konon merupakan rintisan yang...

Jelang Idulfitri 1442 H, Polres Sleman Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam rangka persiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1442 H, Kepolisian Resor Sleman menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, pada Rabu...

Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat Kunjungi Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat lakukan kunjungan di Posko Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM), Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten...

M Din Syamsuddin

Tuduhan terhadap umat Islam terakhir ini sebagai intoleran dan anti kebinekaan sungguh menyakitkan hati. Tidakkah diakui, bahwa jasa dan peran umat Islam sangatlah besar dalam penegakan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan berBineka Tunggal Ika ini.

Sejak masa perlawanan terhadap penjajahan hingga perjuangan menegakkan kemerdekaan. Begitu pula, kehidupan nasional Indonesia yang relatif stabil, dari dulu hingga sekarang adalah karena toleransi tinggi umat Islam yang hidup berdampingan rukun dan damai dengan segenap saudara sebangsa dan setanah air, tanpa memandang Suku, Agama, Ras, dan (Antar) Golongan. Tidak dapat dibayangkan keadaan Indonesia, jika umat Islam Indonesia tidak toleran.

Bahwa Kelompok Umat Islam (yang juga didukung oleh elemen-elemen lain) memrotes penistaan agama adalah karena penistaan itu mengganggu kerukunan dan menggoyahkan kebinekaan. Bahwa mereka menggugat ketidakadilan ekonomi adalah karena itu bertentangan dengan Sila Kelima Pancasila “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia“. Bahwa mereka menggugat ketidakadilan hukum adalah karena negara kita adalah “Negara berdasarkan hukum”.

Maka, siapa sebenarnya yang intoleran dan anti kebinekaan? Apakah pihak yang memrotes penistaan terhadap pihak lain karena mengganggu kerukunan, dan menggugat ketidakadilan ekonomi dan hukum, atau justeru pihak yang mendukung pengganggu kerukunan dan anti kebinekaan dengan memasuki wilayah keyakinan orang lain, serta mendukung (atau didukung oleh) para pemilik modal yang karena kekayaannya ingin mendiktekan kehidupan nasional sambil berkecak pinggang atas penderitaan mayoritas rakyat?

Kini saatnya, kita tegakkan kerukunan sejati, bukan kerukunan semu yang mendukung penghinaan terhadap pihak lain, apalagi kerukunan rancu dengann menuduh pihak pemrotes penghinaan terhadap pihak lain sebagai intoleran dan anti kebinekaan.

Saatnya Nalar Bangsa dijernihkan, saatnya Nurani Bangsa diputihkan, dari kecenderungan manipulasi dan pemutarbalikan fakta

KATAKANLAH, JIKA KEBENARAN TIBA, KEBATILAN AKAN SIRNA (QS 17: 81). (M Din Syamsuddin, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

FEB UMP Gelar Workshop Kurikulum untuk Prodi Akuntansi dan Manajemen

PURWOKERTO, MENARA62.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP) telah sukses dalam menyelenggarakan kegiatan Workshop Kurikulum untuk program studi Akuntansi S1...

Kelurahan Triharjo Sleman Miliki Radio Komunitas Rahardjo 107.7 FM

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Triharjo Sleman terhadap pembangunan, pemerintah kelurahan mendirikan Radio Komunitas 107.7 FM. Konon merupakan rintisan yang...

Jelang Idulfitri 1442 H, Polres Sleman Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

SLEMAN, MENARA62.COM - Dalam rangka persiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1442 H, Kepolisian Resor Sleman menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, pada Rabu...

Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat Kunjungi Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Tenaga Ahli Pendamping Satgas Covid-19 Pusat lakukan kunjungan di Posko Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM), Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten...

Bantu Percepat Pencapaian Pembangunan, Bupati Sleman Lantik 10 Tenaga Ahli

SLEMAN, MENARA62.COM - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan surat keputusan kepada 10 Tenaga Ahli Bupati Sleman yang baru di ruang rapat praja kabupaten...