32.1 C
Jakarta

Tak Ada yang Abadi

Baca Juga:

“…Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)…” (Q.S. Ali Imran : 140)

Waktu begitu cepat berlalu. Yang dulu dielu-elu, kini meratap pilu. Zaman terus berubah. Yang dulu terlihat gagah, kini hidup susah. Saat bergerak cepat. Yang dulu sangat terhormat, kini tak ada seorang pun yang sudi melihat.

Ya, inilah hidup. Tak ada yang abadi. Kekayaan dan kemiskinan bisa dengan mudah berganti peran. Popularitas dan kesunyian pemberitaan hanya berbilang bulan. Pun pujian dan cacian, keduanya hanya datang dan menghilang.

Usah bangga dengan kekayaan yang kini digenggaman. Tak ada jaminan esok lusa tetap bertahan. Tak perlu jumawa dengan kemasyhuran yang melenakan. Ianya tak menunggu waktu untuk segera berlalu. Jangan takabur dengan jabatan yang tengah disandang. Siapa sangka esok kan hilang.

Sekali lagi. Tak ada yang abadi di dunia ini. Roda dunia akan terus berputar. Siang berganti malam. Pagi hilang dijemput petang. Kaya-miskin datang dan pergi. Hidup-mati silih berganti.

Dekatkan diri kepada Ilahi. Kepada-Nya kita kan kembali.

Jalani hidup penuh ketaatan. Agar selamat di hari kemudian.

Ruang Inspirasi, Ahad, 28 Agustus 2022

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!