PURWOKERTO, MENARA62.COM – Penyerahan medali The 1st Muhammadiyah Game cabang olahraga tenis meja berlangsung meriah di Gedung Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu (16/5/2026). Suasana penuh semangat dan sportivitas tampak mewarnai prosesi penghargaan bagi para atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Ajang ini menjadi momentum penting dalam pembinaan olahraga Muhammadiyah sekaligus mempererat ukhuwah antarpelajar Muhammadiyah melalui kompetisi yang sehat dan kompetitif.
Ketua Umum PingpongMu Pusat Muhammadiyah sekaligus Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Akhmad Darmawan, memberikan apresiasi atas semangat juang para peserta selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, Muhammadiyah perlu terus mendorong lahirnya atlet-atlet muda yang tidak hanya unggul di bidang olahraga, tetapi juga berprestasi dalam akademik dan memiliki karakter kuat.
“Ajang ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan persaudaraan melalui olahraga,” ujarnya.
Kompetisi tenis meja dalam The 1st Muhammadiyah Game 2026 mempertandingkan sejumlah kategori mulai tingkat SLTP hingga SLTA, baik tunggal maupun ganda. Para juara yang berhasil meraih medali berasal dari sekolah Muhammadiyah unggulan dari berbagai wilayah.
Pada kategori Tunggal Putra SLTP, Nazil El Ahmad Ghozali dari SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring berhasil meraih juara pertama. Sementara kategori Tunggal Putri SLTP dimenangkan Selma Fadhilah Carissa dari sekolah yang sama.
Di tingkat SLTA, Holi Afradeta Yazid dari SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta sukses menjadi juara Tunggal Putra. Sedangkan kategori Tunggal Putri diraih Syarah Udaimatun Nur Rasyidah dari SMA Muhammadiyah 1 Klaten.
Adapun kategori Ganda Putra SLTA dimenangkan pasangan Muhammad Affan Faqih dan Ardan Syah Putra dari SMK Muhammadiyah 1 Semarang setelah tampil impresif sepanjang turnamen.
Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun para pendukung yang memadati arena pertandingan. Semangat sportivitas dan persaudaraan menjadi nilai utama yang terasa sepanjang pelaksanaan kejuaraan.
Muhammadiyah berharap The 1st Muhammadiyah Game dapat menjadi agenda rutin nasional untuk melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (*)

