26.1 C
Jakarta

UMP Tandatangani Kerjasama dengan Enam Universitas Taiwan

Baca Juga:

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menandatangani kerjasama dengan enam universitas Taiwan yang tergabung dalam Taiwan-Indonesia Healthcare Education (TIHE). Penandatanganan tersebut dilakukan di Yogyakarta, Senin (11/9/2017) .

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri 18 instansi baik dari dalam dan luar negeri, yang membentuk aliansi untuk bekerja sama melakukan peningkatan pada mutu pendidikan kesehatan. Instansi yang tergabung dalam aliansi ini, yaitu:

  1.  National Taipei University of Nursing and Health Sciences
  2. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe, Aceh
  3. Hsin Sheng Junior College of Medical Care and Management
  4. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah
  5. Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak, Kalimantan Barat
  6. Cardinal Tien Junior College of Healthcare and Management
  7. Universitas ‘Aisyiah Yogyakarta, Yogyakarta
  8. Vanung University
  9. Fooyin University
  10. STIKES Sari Mulia Banjarmasin, Kalimantan Selatan
  11. Hungkuang University
  12. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,
  13. Central Taiwan University of Science and Technology
  14. Universitas Ahmad Dahlan, DI Yogyakarta
  15. Yuanpei University of Medical Technology
  16. Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  17. Universitas Sebelas Maret
  18. Taiwan Center-Indonesia.

Tujuan TIHE yaitu untuk merealisasikan  kerangka kerja bersama di bidang pendidikan kesehatan antara instansi terkait. Diantaranya untuk berkolaborasi dalam bidang kesehatan untuk industri, program pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama dengan topik kesehatan , bergabung dalam pelatihan dan pengembangan  kualitas tenaga kesehatan, dan  bergabung dalam riset.

UMP secara terbuka menerima MoU dengan Vanung University, Fooyin University, Yuanpei University of Medical Technology, National Taipei of Nurshing and Health Sciences, Cardinal Tien Junior Collage of Healthcare and Management, and Hsin Sheng Junior Collage of Medical Care and Management. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Pengembangan dan Kerjasama, Suryo Budi Santoso Ph D. Menurutnya, setelah penandatanganan MoU, langkah selanjutnya adalah melakukan MoA antara pihak yang bekerjasama.

“UMP telah berkomitmen untuk totalitas dalam merealisasikan MoU dengan memaksimalkan kemampuan civitas akademik di UMP,” kata Suryo.

Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), UMP telah mapan untuk melakukan kerangka kerja yang disepakati. Dosen akan didorong untuk aktif dalam melakukan riset kesehatan sehingga dapat memebrikan sumbangsih intelektual terkait masalah-masalah kesehatan. Pihaknya juga mengatakan, Taiwan sebagai negara maju telah memiliki SDM yang telah berkontribusi dalam pemecahan isu-isu kesehatan melalui riset.

Budayakan Penelitian

Ajakan kerjasama antara kedua instansi yang tergabung dalam TIHE menandakan komitmen untuk meningkatkan kualitas antar instansi. Seperti halnya UMP yang telah berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan, dengan memfasilitasi sivitas akademik untuk mengembangkan kemampuan SDM.

Bagi UMP, menurut Suryo, penandatanganan MoU sebagai optimalisasi kekayaan intelektual civitas akademik UMP. Melalui program studi di UMP yang mengkaji dunia kesehatan akan memberikan kontribusi dalam kerangka kerja tersebut.

Prodi-prodi kesehatan di UMP mengambil peran untuk MoU tersebut. Salah satunya dengan menerbirkan artikel-artikel kesehatan  yang dihasilkan melalui penelitian ilmiah sehingga dapat menunjang pengembangan kesehatan di Taiwan dan Indonesia. Sivitas akademik di UMP dengan MoU tersebut akan terbiasa untuk melakukan riset-riset kesehatan. “Kegiatan riset akan membudayakan civitas akademik untuk aktif melakukan penelitian ilmiah,” tutup Suryo.

–SLS–

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!