32.1 C
Jakarta

UMS Berikan Bantuan Pengembangan SMK Muhammadiyah 9 Bodeh

Baca Juga:

 

PEMALANG, MENARA62.COM – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof., Dr., Sofyan Anif, M.Si menghadiri dan memberikan amanat pada Launching Peserta Didik Baru SMK Muhammadiyah 9 Bodeh, Pemalang, Ahad (15/1).

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bodeh Azhar Zubaedi S.Ag dalam sambutannya mengungkapkan terima kasihnya kepada para stakeholder yang salah satunya adalah UMS dalam pembukaan SMK Muhammadiyah 9 Bodeh.

“Terima kasih kepada bapak-bapak yang telah mendampingi kami dalam pelunasan tanah depan SMK yang menjadi akses masuk, kemudian saya yakin karena UMS ini adalah universitas besar, maka bila ada alat pratikum yang tidak lagi dipakai, kami siap menerima,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, UMS memberikan bantuan dana untuk pembebasan tanah sebesar 600 juta. Kemudian, menanggapi permintaan peralatan praktik dari Azhar Zubaedi, Prof Sofyan Anif berjanji akan memberikan stimulan dana sebesar 40 juta serta peralatan yang sesuai untuk keperluan praktik SMK.

“Tentu kita bersyukur karena kita baru saja me-launching sebuah amal usaha, yang digadang menjadi keunggulan Muhammadiyah, tidak hanya di kancah Indonesia tapi level global, yaitu mendirikan lembaga pendidikan di tingkat lanjutan atas, bentuknya adalah SMK,” jelas rektor UMS.

Sofyan Anif mengatakan, salah satu ciri perkembangan suatu negara dari negara berkembang ke negara maju itu, yakni banyak sekolah yang berubah dari umum menjadi sekolah bersifat khusus.

Dia juga menyampaikan jika orang-orang yang terlibat dalam dunia ilmu untuk mengejar ketertinggalan, maka akan mendapatkan surga.

“Mereka semua yang bersepakat mendirikan sekolah, itu semua kalau diniatkan dengan ikhlas akan masuk ke surga, karena mereka menuju jalan ilmu,” kata Prof Anif.

Dengan banyaknya lembaga pendidikan yang dikelola oleh Muhammadiyah, diharapkannya akan menjadi pendidikan yang berkualitas seperti di negara-negara maju.

“Dua puluh dua ribu lebih pendidikan yang didirikan oleh Muhammadiyah ditambah dengan 178 perguruan tinggi itu harus mampu mengelola begitu banyak pendidikan, yang tentunya diharapkan menjadi pendidikan yang berkualitas,” terangnya.

Rektor UMS juga bercerita bahwa di Tiongkok dan Jepang, SMK menjadi sekolah yang paling dicari oleh masyarakat, sehingga para siswanya adalah siswa unggulan dan biaya pendidikan yang mahal.

Menurutnya, hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi yang ada di Indonesia, bahwa para siswa akan menjadikan SMK sebagai pilihan kedua atau ketiga, dan biasanya berasal dari kelompok orang-orang yang kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, Sofyan Anif menyampaikan bahwa UMS Cabang Korea Selatan akan dibuka pada Juli 2023. Ada 7 Prodi yang akan dibuka di UMS Cabang Korea Selatan yaitu Teknik Arsitek, Teknik Sipil, Teknik Industri, Ilmu Komunikasi, Teknik Informatika, Ekonomi dan Bisnis, dan terakhir Bisnis Digital. (Maysali)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!