25 C
Jakarta

Usai Muktamar, BTM Pemalang Buat Strategi Bisnis 2023

Baca Juga:

Pemalang – Jawa Tengah, MENARA62.COM – Di tengah tantangan dan dinamika perkembangan industri keuangan yang terus tumbuh dan berkembang. Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) – Pemalang Jawa Tengah, melakukan strategi pengembangan bisnis menghadapi awal tahun 2023. Diantaranya membuat masterplan pengembangan strategi ketahanan bisnis, daya saing, membangun ekosistem dan digitalisasi. Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan industri LKMS yang berkelanjutan dan berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat.

General Manager BTM Pemalang; Burhanuddin di keterangan tertulisnya yang diterima oleh redaksi MENARA62.COM kemarin Sabtu (03/11), mengatakan, industri LKM memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional. LKMS banyak berkontribusi dalam membantu usaha mikro, kecil dan menengah serta masyarakat berpenghasilan rendah dalam penyediaan sumber pembiayaan usaha.

“Untuk meningkatkan produktifitas tersebut, kami di tahun 2023 akan terus berinovas dan transformsi menjadi sebuah LKMS unggulan dengan basis teknologi digital dalam memberikan pelayanan kepada berbagai pihak,”terangnya.

Selain membuat masterplan pengembangan, Burhan melanjutkan, BTM Pemalang kedepan akan melakukan berbagai strategi, pertama melakukan penguatan modal sendiri  yang selama ini di koperasi dikenal istilah self help organization (SHO), dengan cara penambahan anggota ex-officio dari Muhammadiyah. Kedua, melakukan pengembangan SDM dan sistim yang diimplementasikan pada terpenuhinya kompetensi SDM yang memilik integritas, sistim terstandarisasi dan menciptakan pelayanan prima service excellent. Ketiga, mempertebal penguatan pada pengawasan dan supervisi dari pihak internal (pengawas dan Dewan Pengawas Syariah (DPS)), pihak eksternal (OJK, KAP, Pusat BTM Jawa Tengah).

“Dengan strategi tersebut kami menyakini siap untuk terus bertransformasi sebai AUM unggulan sebagaimana amanah Muktamar ke – 48 di Solo Jawa Tengah kemarin,”ungkapnya.

Kemudian untuk memperkuat ekosistem bisnis BTM Pemalang terus berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang dengan  terus mendorong regulasi di Muhammadiyah Pekalongan berupa instruksi PDM Pemalang tentang pentingnya penempatan dana-dana Muhammadiyah, Aisiyah, Ortom dan Amal Usahnya terpusat di BTM Pemalang. Begitu juga  perbankan/lembaga keuangan lainnya tidak boleh masuk secara langsung ke AUM harus melalui BTM Pemalang. Dengan demikian keberadaan BTM Pemalang benar – benar sebagai pusat keuangan Muhammadiyah.

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!