31.1 C
Jakarta

Ustaz Listyanto Ajak Jamaah Jadi Muslim yang Kuat

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Pengajian Ahad Pagi di Masjid An Nuur Kepatihan Wetan mengajak umat Islam membangun karakter sebagai muslim yang kuat, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga kuat dalam keimanan, ilmu, dan amal. Kajian yang diikuti sekitar 50 jamaah itu digelar pada Ahad (19/7/2026) pukul 06.00–07.00 WIB.

 

Kajian disampaikan oleh Ustaz Listyanto Eko Putro, S.Pd.I., M.Pd.I. dengan tema “Menjadi Muslim yang Kuat”, yang berlandaskan hadis Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan mukmin yang kuat dibandingkan mukmin yang lemah.

 

Dalam ceramahnya, Ustaz Listyanto menegaskan bahwa kekuatan seorang muslim tidak hanya diukur dari kondisi fisik, tetapi juga dari kualitas iman, keluasan ilmu, dan konsistensi dalam beramal saleh.

 

Menurutnya, membangun pribadi muslim yang tangguh harus dilakukan secara berkelanjutan melalui beberapa langkah nyata.

 

Langkah pertama adalah menuntut ilmu. Ilmu menjadi bekal untuk membedakan antara yang benar dan yang salah sekaligus melindungi seseorang dari kebodohan.

 

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, yakni derasnya arus hiburan digital. Anak-anak dan remaja, katanya, kerap menghabiskan waktu untuk bermain gim dan media sosial sehingga waktu belajar menjadi berkurang.

 

“Ilmu adalah fondasi kehidupan. Tanpa ilmu, seseorang akan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak bermanfaat,” pesannya.

 

Langkah berikutnya ialah memperbanyak amal saleh. Ustaz Listyanto mengingatkan bahwa berbuat baik tidak harus menunggu kondisi sempurna. Amal sekecil apa pun tetap bernilai di sisi Allah SWT apabila dilakukan dengan ikhlas.

 

Selain itu, ia mengajak jamaah menghidupkan semangat amar makruf nahi mungkar. Menurutnya, setiap muslim memiliki tanggung jawab untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran dengan cara yang bijaksana serta penuh hikmah.

 

Tak kalah penting, budaya saling menasihati juga harus terus dijaga. Nasihat yang disampaikan dengan santun dan penuh kasih sayang dapat menjadi pengingat ketika seseorang mulai lalai dalam menjalankan ajaran agama.

 

Pengajian Ahad Pagi ini diselenggarakan oleh Pengurus Masjid An Nuur Kepatihan Wetan dengan dukungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kepatihan Wetan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan keislaman di tengah masyarakat.

 

Melalui kajian tersebut, jamaah diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan ilmu, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Menutup kajiannya, Ustaz Listyanto mengajak umat Islam untuk tidak larut menjadi penonton di tengah derasnya arus hiburan dan tantangan zaman. Sebaliknya, umat didorong menjadi muslim yang kuat, produktif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat luas. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!